Cegah Pelanggaran, Prajurit hingga Persit Kodim Wonogiri Terima Penyuluhan Hukum

Must read

- Advertisement -

Wonogiri, wartapoint — Upaya meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan terus digencarkan di lingkungan TNI Angkatan Darat. Guna meminimalisir potensi pelanggaran yang dapat merugikan pribadi maupun satuan, Kodim 0728/Wonogiri menggelar kegiatan penyuluhan hukum terpadu pada Senin (6/7/2026) pagi.

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Kodim 0728/Wonogiri ini diikuti oleh seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX Dim 0728/Wonogiri. Dalam pelaksanaannya, Kodim Wonogiri menghadirkan Tim Penyuluhan Hukum dari Kumdam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Kapten CHK Joko Nugroho, S.H. selaku narasumber.

​Penyuluhan kali ini mengusung tema sentral: “Pahami hukum, kendalikan perilaku guna menghindari penyesalan serta untuk menjaga kehormatan pribadi dan TNI-AD”.

​Program Komando Atas demi Kesadaran Individu

​Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menegaskan bahwa pembekalan ini merupakan program resmi dari Komando Atas. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai hak, kewajiban, serta rambu-rambu aturan yang mengikat bagi keluarga besar TNI.

​“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan, gambaran sosialisasi, serta wawasan. Diharapkan hal ini dapat meminimalisir pelanggaran dan menumbuhkan kesadaran hukum dalam setiap individu prajurit, PNS, maupun keluarganya,” tegas Letkol Inf Rodricho dalam sambutannya.

​Dandim menambahkan, pemahaman hukum yang baik akan membantu anggota dalam menyaring tindakan mereka agar tidak keluar dari batas kepatutan selama menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

​Hukum sebagai Landasan Berperilaku

​Melalui penyuluhan ini, seluruh jajaran Kodim Wonogiri diharapkan dapat menyimak materi dengan seksama dan mengamalkannya secara nyata. Dengan menjadikan hukum sebagai panglima dalam bertindak, maka lingkungan kerja yang tertib dan aman akan lebih mudah terwujud.

​”Saya berharap dalam pelaksanaan tugasnya, prajurit mampu menjadikan hukum sebagai landasan dalam berperilaku untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang bertentangan dengan hukum, demi terciptanya lingkungan kerja yang tertib, aman, dan bebas dari pelanggaran,” pungkas Dandim. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article