PRM Sambikerep Meriahkan Kopdar Perdana GowesMu Surabaya, Telusuri Jejak Sejarah Muhammadiyah

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Semangat menjaga kesehatan sekaligus mengenal sejarah Muhammadiyah ditunjukkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sambikerep dengan mengikuti Kopi Darat (Kopdar) Perdana GowesMu Surabaya bertema “Napak Tilas Muhammadiyah di Surabaya”, Sabtu (11/7).

Dalam kegiatan tersebut, PRM Sambikerep mengirimkan tujuh peserta yang dipimpin Wakil Ketua PRM Sambikerep, Wahyu Hidayat, bersama Bendahara PRM Sambikerep. Rombongan berangkat dari posko PRM Sambikerep di Jalan Jelidro menuju titik start di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya, Jalan Wuni.

Kopdar perdana GowesMu Surabaya mengambil rute menuju Langgar Gipo di kawasan Kalimas Udik, salah satu lokasi yang memiliki nilai historis dalam perkembangan Islam dan Muhammadiyah di Surabaya. Sepanjang perjalanan, peserta diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan KH Mas Mansyur beserta sejarah awal berkembangnya Muhammadiyah di Kota Pahlawan.

Bagi PRM Sambikerep, kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar bersepeda bersama. Napak tilas sejarah dipandang sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap organisasi sekaligus mengingat perjuangan para tokoh yang telah meletakkan fondasi dakwah Muhammadiyah.

Wakil Ketua PRM Sambikerep, Wahyu Hidayat, mengatakan kegiatan GowesMu menghadirkan pengalaman yang berbeda karena mampu memadukan olahraga, silaturahmi, dan edukasi sejarah dalam satu kegiatan.

“Kami sangat antusias mengikuti acara GowesMu Surabaya ini sebagai bagian untuk mengenal sejarah Muhammadiyah di Surabaya. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga memperluas wawasan kami tentang perjalanan dakwah Muhammadiyah dan perjuangan para tokohnya,” ujar Wahyu.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan dengan menghadirkan rute-rute sejarah lainnya sehingga semakin banyak warga Muhammadiyah, khususnya generasi muda, yang mengenal perjalanan organisasi sejak masa awal berdiri.

Keikutsertaan PRM Sambikerep dalam kopdar perdana ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah antarkader Muhammadiyah di Surabaya. Melalui kebersamaan dalam berolahraga dan belajar sejarah, diharapkan lahir semangat baru untuk terus berkontribusi dalam dakwah persyarikatan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan GowesMu Surabaya membuktikan bahwa dakwah dapat dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Dengan menggabungkan olahraga, edukasi, dan silaturahmi, peserta tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga semakin memahami nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah yang patut diteruskan oleh generasi penerus.

(Anang Dony Irawan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article