Jadi Pedoman Belajar, Siswa Baru SMP Muhammadiyah 16 Surabaya Dikenalkan Visi dan Misi Sekolah

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Mengawali perjalanan akademik di jenjang sekolah menengah pertama, sebanyak 64 siswa baru SMP Muhammadiyah 16 Surabaya menerima pembekalan materi mengenai visi, misi, dan tujuan sekolah pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Muhammadiyah 16 Surabaya ini bertujuan untuk mengenalkan arah dan kompas penggerak budaya positif sekolah guna membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.

​Materi penting tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah, Yayuk Novitasari, S.E.. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa visi, misi, dan tujuan sekolah merupakan pedoman utama yang melandasi seluruh program pendidikan yang dijalankan.

​”Visi, misi, dan tujuan sekolah bukan sekadar rangkaian kata-kata, tetapi merupakan arah dan kompas bagi seluruh warga sekolah untuk bergerak bersama menuju keberhasilan,” ungkap Yayuk.

​Beliau menegaskan bahwa seluruh siswa wajib mengetahui penyusunan dan penerapan visi-misi sekolah. Syarat dasar dari visi-misi tersebut harus jelas, relevan dengan tuntutan zaman, spesifik, inspiratif, memotivasi, serta berorientasi pada masa depan.

​Di samping itu, Yayuk juga menyoroti tantangan moral yang dihadapi generasi muda saat ini. Menurutnya, program sekolah harus mampu menyelaraskan diri dengan kondisi zaman, terutama dalam mengatasi krisis kemerosotan moral melalui penguatan karakter.

​”Sekolah kita wajib bisa menjawab kebutuhan siswa ke depan. Krisis kemerosotan moral para siswa akhir-akhir ini membutuhkan penguatan moral sebagai prioritas utama yang harus ditanamkan. Melalui budaya baik, kita akan menumbuhkan karakter yang mulia pada diri siswa,” tambahnya.

​Menyatukan Komitmen dan Persepsi

​Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia MPLS, Leila Mariam Fadriah, S.Pd., menjelaskan bahwa pengenalan visi-misi pada hari pertama masuk sekolah sangat krusial dilakukan. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh siswa memiliki satu persepsi dan komitmen yang sama dalam menyelaraskan program kerja sekolah dengan kebutuhan pendidikan masa depan.

​”Diharapkan dengan penyampaian ini bisa memberikan pengetahuan kepada seluruh siswa untuk mengimplementasikan visi-misi sekolah dalam setiap kegiatan belajar mereka,” ujar Leila.

​Materi yang dikemas secara interaktif ini mendapatkan respons positif dari para peserta. Salah satu siswa baru peserta MPLS, Zalfa Nayla Aileena, mengaku senang dan antusias mengikuti sesi tersebut. “Saya mengikuti dari awal. Pematerinya semangat, jadi seru dan tidak membosankan,” ungkap Zalfa.

​Setelah pemaparan materi usai, agenda MPLS dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa baru untuk bertanya secara aktif dan mendalami arah tujuan sekolah baru mereka. (Pradana/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article