Gelar Pasar Rakyat Nostalgia “Kangen Malang”, PAMDI Gandeng UMKM Jatim Dorong Ekonomi Lokal

Must read

- Advertisement -

Malang, wartapoint – Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Malang bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk Pasar Rakyat Nostalgia “Kangen Malang” 2026. Acara yang diinisiasi oleh PAMDI Kabupaten Malang (sebelumnya dikenal sebagai PAMMI) ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., serta Ketua DPP PAMDI Pusat, H. Rhoma Irama.

​Festival rakyat ini akan berlangsung selama sepuluh hari penuh, mulai 24 Juli hingga 2 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Kripik Lumba-Lumba, Turen, Kabupaten Malang. Setiap harinya, gerbang pasar rakyat akan dibuka untuk masyarakat umum mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.

Sinergi Budaya, Hiburan, dan Ekonomi Kreatif

​Pasar Rakyat “Kangen Malang” dirancang sebagai ruang hiburan keluarga sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif. Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai daya tarik, mulai dari wahana permainan keluarga, bazar kuliner jadul (zaman dulu), hingga stan produk kerajinan.

​Tidak hanya itu, panggung hiburan juga akan disemarakkan oleh kompetisi pencarian bakat PAMDI Got Talent serta pentas dangdut nostalgia yang menghadirkan deretan artis ternama, termasuk Cak Sodiq dan Sasa KDI.

​Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir dalam pembukaan dan rangkaian acara ini, di antaranya:

  • Drs. H. M. Sanusi, M.M. (Bupati Malang)
  • H. Rhoma Irama (Ketua DPP PAMDI Pusat)
  • Puri Rahayu (Ketua DPD PAMDI Jawa Timur)
  • Supriadi (Ketua DPC PAMDI Kabupaten Malang)

Apresiasi dan Pentingnya Kolaborasi Antar-Organisasi

​Daya tarik utama dari sektor ekonomi dalam perhelatan ini adalah partisipasi aktif dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Anggota UMKM dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya dipastikan hadir memadati stan bazar yang telah disediakan.

​Partisipasi masif ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum UMKM Jawa Timur, Joni Desman, S.Kom., M.Kom. Bersama jajaran pengurusnya, pria yang akrab disapa Bang Jhon ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota UMKM di Malang dan sekitarnya yang ikut menyukseskan event besar ini.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk rekan-rekan UMKM di Malang Raya. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa sektor informal mampu bergerak bersama dalam memulihkan dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Joni, Jumat (17/7/2026).

​Sebagai seorang pemuda Minang yang kini berdomisili di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Joni dikenal sangat aktif di berbagai organisasi lintas sektor di Jawa Timur. Selain memimpin UMKM Jatim, ia juga menjadi sosok penggerak penting dalam organisasi KOMBATPOL (Komunitas Sahabat TNI-Polri) wilayah Jawa Timur.

​Melalui rekam jejaknya tersebut, Joni menekankan bahwa sinergi, kerja sama, dan kemitraan antar-komunitas merupakan kunci utama dalam memajukan sebuah organisasi.

​”Membangun fondasi ini memerlukan beberapa pilar utama agar organisasi semakin solid. Untuk memajukan organisasi, memang mutlak dibutuhkan kerja sama yang kuat (teamwork). Tanpa adanya kolaborasi, target besar akan sangat sulit untuk dicapai,” pungkasnya. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article