Perkuat Nilai Kebangsaan, SMP Sasana Bhakti Surabaya Tutup MPLS dengan Kunjungan Museum

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejatinya menjadi gerbang awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi. Merespons arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menciptakan masa pengenalan yang nyaman dan edukatif, SMP Sasana Bhakti Surabaya menghadirkan rangkaian kegiatan MPLS yang adaptif, menyenangkan, sekaligus sarat nilai nasionalisme.

​Sebagai puncak acara pada hari terakhir, seluruh siswa baru diajak melakukan studi lapangan dengan mengunjungi dua situs bersejarah penting di Surabaya, yakni Museum H.O.S Tjokroaminoto dan Museum Rumah Lahir Bung Karno. Kunjungan ini dirancang khusus untuk memperkuat nilai kebangsaan dan memperluas wawasan historis siswa sejak dini.

Pendekatan Holistik dan Menyenangkan

​Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Sasana Bhakti, Adv. Bijak Yuriswira, S.H., CPLA, Gr., menjelaskan bahwa pengenalan lingkungan yang positif sangat krusial bagi psikologis siswa baru sebelum memasuki fase pembelajaran formal.

​”Karena mereka masih baru, kita berikan pengenalan lingkungan sekolah yang menyenangkan sebelum nantinya fokus untuk belajar dan meraih prestasi,” ujar Bijak, Jumat (17/7/2026).

​Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dikemas secara variatif, menggabungkan aspek akademik, fisik, mental, hingga spiritual.

  • Hari Pertama: Diawali dengan Apel Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Sasana Bhakti, Siti Nafsiyah, S.Pd., Gr., sekaligus sosialisasi mengenai aturan-aturan sekolah terbaru.
  • Hari Kedua: Berfokus pada pemetaan potensi diri siswa melalui materi pengenalan minat dan bakat, serta pelaksanaan beberapa tes asesmen awal.
  • Hari Ketiga: Diisi dengan aktivitas fisik dan edukasi preventif, mulai dari Senam Anak Indonesia Hebat, asesmen kebugaran, jelajah sekolah, pemaparan bahaya NAPZA, hingga pengenalan Kelas Hukum.
  • Hari Keempat: Berlangsung interaktif lewat berbagai permainan edukatif yang dipimpin oleh Dra. Erdijanah, dilanjutkan dengan pemaparan Kurikulum, Budaya Sekolah, serta sesi motivasi cara belajar efektif.

Keseimbangan Nilai Nasionalis dan Religius

​Tidak hanya fokus pada wawasan kebangsaan melalui kunjungan museum di hari pamungkas, SMP Sasana Bhakti juga tetap menjaga keseimbangan spiritualitas siswa. Setiap pagi, kegiatan selalu diawali dengan sesi Kerohanian Pagi yang difasilitasi bagi masing-masing agama yang dianut siswa.

​Melalui seluruh rangkaian ini, SMP Sasana Bhakti Surabaya berkomitmen mengaktualisasikan visi sekolah yang berwawasan SAKTI (Santun, Agamis, Kebangsaan, Tangguh, dan Inovatif) guna mencetak generasi muda yang siap berprestasi di tahun ajaran baru. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article