Hari Ketiga MPLS Ramah, SMP Muhammadiyah 1 Mojokerto Petakan Potensi Murid dan Perkuat Disiplin Positif

Must read

- Advertisement -

Mojokerto, wartapoint – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto memfokuskan kegiatannya pada agenda pemetaan potensi peserta didik baru dan penguatan budaya sekolah. Agenda yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) ini dirancang untuk meletakkan fondasi karakter sekaligus menyiapkan strategi pembelajaran yang tepat sasaran.

​Sejak pagi, rangkaian kegiatan dimulai dengan pembiasaan karakter religius melalui budaya salam, sapa, dan senyum (3S), yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah salat Dhuha berjamaah.

​Sebagai agenda utama pada hari ketiga, sekolah menyelenggarakan asesmen diagnostik yang bersifat menyeluruh. Asesmen ini mencakup pemetaan kondisi sosial-emosional siswa, tingkat konsentrasi belajar, kemampuan literasi dan numerasi, hingga identifikasi bakat serta minat. Langkah strategis ini diambil agar sekolah memiliki gambaran utuh mengenai kesiapan dan kebutuhan dasar setiap murid sebelum memulai proses belajar mengajar.

​Menanamkan Disiplin Positif dan Anti-Perundungan

​Usai jam istirahat, fokus kegiatan bergeser pada pembentukan karakter dan penegakan komitmen bersama melalui Sosialisasi Tata Tertib Sekolah. Sesi ini dipandu langsung oleh tim Bimbingan dan Konseling (BK) yang dipimpin oleh Alvi Khusniah, S.Pd.

​Dalam pemaparannya yang interaktif, Alvi menekankan pentingnya penerapan disiplin positif di lingkungan sekolah. Para siswa baru diajak untuk memahami etika berinteraksi, merawat budaya saling menghormati, serta berkomitmen penuh dalam pencegahan aksi perundungan (bullying) demi terciptanya iklim belajar yang aman dan inklusif.

​Seluruh rangkaian aktivitas pada hari ketiga tersebut ditutup dengan ibadah salat Zuhur berjamaah yang diikuti dengan sesi refleksi bersama mengenai nilai-nilai yang telah dipelajari sepanjang hari.

​Tiga Kunci Stabilitas Kemajuan Sekolah

​Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto, Nuril Jannah, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas jalannya seluruh rangkaian MPLS Ramah ini. Menurutnya, masa orientasi bukan sekadar pengenalan fisik sekolah, melainkan awal dari pelayanan pendidikan yang humanis dan berkarakter.

​Nuril menegaskan, ada tiga pilar utama yang menjadi kata kunci kesuksesan sebuah lembaga pendidikan dalam mengantarkan siswa-siswinya menuju keberhasilan.

“Kesuksesan sebuah sekolah sangat didukung oleh tiga poin utama: kesiapan belajar dari murid itu sendiri, penguatan aturan pembelajaran yang jelas, serta pembiasaan baik yang dibangun secara konsisten oleh ekosistem sekolah. Jika salah satu dari ketiga poin ini tidak berjalan, maka kestabilan dan kemajuan sekolah akan timpang,” ujar Nuril.

​Melalui momentum MPLS Ramah 2026 ini, SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dan melejitkan potensi setiap murid secara optimal, selaras dengan semangat pendidikan yang berpihak pada kebutuhan anak.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article