Perkuat Resiliensi Bencana, MDMC Kota Surabaya Gelar Forum Koordinasi Bersama PP LRBM

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Muhammadiyah terus memperkuat komitmennya dalam bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana di tingkat daerah. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Surabaya menggelar forum koordinasi strategis bersama Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (PP LRBM) di Hotel Dafam Pacific Caesar, Surabaya, Rabu (22/7/2026).

​Pertemuan tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembentukan MDMC Kota Surabaya. Selain itu, forum ini membahas penguatan struktur organisasi, peningkatan kapasitas relawan, mekanisne koordinasi, hingga penyusunan program kerja yang mencakup mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana.

​Membangun Budaya Kesiapsiagaan Masyarakat

​Ketua MDMC Kota Surabaya, M. Adi Pramono, menyampaikan bahwa forum koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan kemanusiaan Muhammadiyah dapat berjalan secara cepat, terkoordinasi, dan profesional.

​Ia menekankan bahwa peran MDMC tidak terbatas pada masa tanggap darurat saja, melainkan berfokus pada pencegahan dan edukasi kesiapsiagaan.

​“MDMC hadir bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga untuk membangun budaya kesiapsiagaan di tengah masyarakat. Melalui koordinasi ini, kami ingin menghimpun potensi relawan Muhammadiyah agar mampu bergerak secara terorganisasi, responsif, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Adi.

​Penanggulangan Bencana Berkelanjutan berbasis Islam Berkemajuan

​Sementara itu, Ketua PP LRBM, Budi Setiawan, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat daerah sebagai pilar utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang berkelanjutan.

​Budi menjelaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh relawan Muhammadiyah senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai persyarikatan.

“MDMC bukan sekadar organisasi relawan, melainkan gerakan kemanusiaan Muhammadiyah yang bekerja berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Sinergi antara pimpinan, amal usaha, relawan, dan masyarakat menjadi kunci agar setiap daerah memiliki kapasitas yang kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” tutur Budi.

​Merumuskan Rekomendasi Strategis

​Diskusi yang berlangsung secara interaktif tersebut turut menjaring berbagai aspirasi dan masukan dari para pengurus MDMC Kota Surabaya. Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi:

  • ​Penguatan jaringan relawan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
  • ​Kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah serta lembaga kemanusiaan lainnya.
  • ​Penyusunan peta jalan (roadmap) program kerja mitigasi dan tanggap darurat.

​Seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam forum koordinasi ini akan dijadikan acuan serta landasan utama dalam proses pengembangan dan operasionalisasi MDMC Kota Surabaya ke depan. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article