Latih Kedisiplinan Siswa, SD Muhlas Surabaya Gelar Pelatihan PKS Bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Must read

Surabaya, wartapoint – Pembelajaran di luar kelas kembali dihadirkan SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berkesan bagi para siswanya.

​Melalui kegiatan pembinaan Petugas Patroli Keamanan Sekolah (PKS), sebanyak 109 siswa kelas V diajak untuk praktik langsung mengatur lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah pada Kamis (23/7/2026).

​Dalam pelatihan tersebut, SD Muhlas menggandeng jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pembekalan materi dan praktik lapangan dipimpin langsung oleh Aiptu I Wayan Ana, S.E., bersama Brigadir Eko.

​Sejak pagi hari, suasana di halaman dan jalan samping sekolah tampak riuh. Para siswa berbaris rapi dan antusias mendengarkan setiap arahan dari petugas kepolisian.

​Materi Isyarat Tangan hingga Teknik Menyeberang

​Pelatihan diawali dengan sesi pengenalan tugas-tugas dasar PKS. Anggota kepolisian memberikan materi mengenai cara memberikan aba-aba lalu lintas, penggunaan peluit yang benar, pembentukan sikap disiplin, hingga teknik menyeberangkan pejalan kaki secara aman.

​Dalam arahannya, Aiptu I Wayan Ana menekankan pentingnya peran PKS sebagai teladan bagi siswa-siswi lainnya di sekolah.

​”Jadi PKS itu harus disiplin, berani, dan bisa menjadi contoh. Keselamatan teman-teman di sekolah adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Wayan.

​Usai menerima teori singkat, para siswa langsung menerapkannya melalui simulasi di lapangan. Dengan pendampingan dari Brigadir Eko dan jajaran guru, para siswa secara bergantian mempraktikkan gerakan isyarat tangan, meniup peluit, serta memandu simulasi penyeberangan jalan.

​Meski diwarnai gelak tawa dan keceriaan, jalannya simulasi tetap berlangsung tertib dan kondusif.

​Bentuk Karakter Peduli Keselamatan Sejak Dini

​Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa metode praktik langsung sengaja dipilih agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan membekal secara jangka panjang dalam ingatan siswa.

​”Kami ingin anak-anak tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mencetak PKS cilik yang bertanggung jawab dan siap menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah,” ungkap Mursiah.

​Kegiatan ini pun menuai respon positif dan apresiasi dari para orang tua murid. Banyak dari mereka berharap program edukasi berbasis praktik dan kolaborasi seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin guna memupuk karakter kedisiplinan serta kepedulian sosial anak sejak dini.

​Melalui kerja sama berkelanjutan antara pihak sekolah dan kepolisian, SD Muhlas berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang membentuk generasi cerdas, berakhlak mulia, dan tanggap terhadap keselamatan bersama. (Muri/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article