Fasilitasi Pembelajar Dewasa, LKQ Al Falah Surabaya Hadirkan Program Fleksibel Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Membaca Al-Qur’an secara lancar, benar, dan sesuai kaidah tajwid merupakan kerinduan bagi banyak umat Islam. Namun, tidak sedikit masyarakat usia dewasa maupun pekerja yang merasa canggung atau terkendala waktu untuk kembali mempelajari kitab suci dari tingkat paling dasar.

​Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Kursus Al-Qur’an (LKQ) Yayasan Masjid Al Falah Surabaya memfokuskan program unggulannya untuk memfasilitasi pembelajar dewasa. Melalui program Kelas Dasar Baca Al-Qur’an dan Tadarus, lembaga ini membuka ruang belajar yang adaptif, ramah, dan fleksibel bagi masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya.

​Direktur LKQ Yayasan Masjid Al Falah Surabaya, Nurul Huda, M.Pd.I, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk mendampingi para santri dari tingkat pemula hingga mampu membaca serta menulis huruf Arab dengan tepat.

​”Lembaga Kursus Al-Qur’an Al Falah ini memberikan bimbingan kepada orang dewasa untuk belajar membaca Al-Qur’an dari dasar, tadarus, tahsin, hingga tartil. Kami ingin memfasilitasi masyarakat yang mau mengawali belajar Al-Qur’an, sehingga waktu dan materinya kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing santri,” ujar Nurul Huda saat ditemui wartawan wartapoint.id, Selasa (28/7/2026).

​Menampung 2.500 Santri dengan Waktu Fleksibel

​Saat ini, LKQ Al Falah telah mengampu sekitar 2.500 santri yang terbagi dalam berbagai jenjang kelas. Kelas Dasar dan Tadarus menjadi jenjang yang paling banyak diminati oleh masyarakat perkotaan.

​Untuk mengakomodasi kesibukan para pekerja, profesional, maupun ibu rumah tangga, LKQ Al Falah menerapkan skema jadwal yang sangat fleksibel. Pembelajaran dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan durasi 90 menit per pertemuan.

​”Kami menyediakan pilihan jadwal mulai dari pukul 05.30 pagi hingga 21.00 malam. Bagi pekerja yang tidak bisa di jam kerja, mereka bisa mengambil sesi subuh sebelum berangkat kantor, sesi malam hari, atau memanfaatkan kelas di hari Sabtu,” terangnya.

​Adapun pilihan waktu belajar yang disediakan meliputi:

  • Senin – Kamis: Sesi Pagi (05.30–07.00 WIB, 08.00–09.30 WIB, 09.45–11.15 WIB), Sesi Siang (13.00–14.30 WIB), Sesi Sore (15.30–17.00 WIB), dan Sesi Malam (19.30–21.00 WIB).
  • Jumat – Sabtu: Sesi Subuh (05.30–07.00 WIB).
  • Sabtu: Sesi Pagi (08.00–11.15 WIB).

​Pendekatan Kelompok Kecil dan Pengajar Teruji

​Dalam proses pembelajarannya, santri dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok kecil (small group) yang dipandu langsung oleh pengajar yang memahami karakteristik pembelajaran orang dewasa (andragogi). Metode ini didukung oleh modul panduan khusus “Buku Dasar Al Falah: Mudah, Cepat & Tepat Belajar Membaca Al-Qur’an” (Jilid 1–4).

​Melalui pembukaan pendaftaran Periode 135 ini, LKQ Al Falah berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk memperdalam Al-Qur’an tanpa perlu merasa malu atau terhalang oleh faktor usia.

​”Harapan kami ke depan, semakin banyak masyarakat yang aware dan peduli dengan kemampuan membaca Al-Qur’an. Tempat dan fasilitas di Masjid Al Falah sangat mudah dijangkau, dan para guru kami siap mendampingi setiap santri sesuai dengan karakter dan kecepatan belajarnya masing-masing,” pungkasnya. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article