Mengenal Jenis-Jenis Media Informasi, Jurnalis Cilik MIM 27 Surabaya Gelar Sesi Wawancara Edukatif

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana kelas jurnalistik di MI Muhammadiyah 27 Surabaya berlangsung interaktif dan penuh semangat pada Jumat (7/8/2026). Para jurnalis cilik di sekolah tersebut menggelar sesi belajar sekaligus praktik wawancara langsung untuk memahami peran dan jenis-jenis media informasi dalam menyajikan berita yang jujur serta bermanfaat.

​Dalam kegiatan praktik tersebut, jurnalis cilik Raisyah Nabilah Putri Sya’ban bertugas sebagai pewawancara. Raisyah menggali pemahaman dari dua rekan sesama jurnalis cilik, yaitu Assyfa Aulia Adzkiya dan Arsyla Romeesa, mengenai tiga kategori utama media jurnalistik.

​Saat diwawancarai, Assyfa Aulia Adzkiya memaparkan konsep media cetak dan media elektronik. Menurutnya, media cetak merupakan saluran berita fisik berbahan kertas seperti koran, majalah, buletin sekolah, hingga majalah dinding (mading).

​”Media cetak menyajikan berita berbentuk teks dan foto. Kelebihannya nyaman dibaca santai, bisa disimpan lama, dan tidak memerlukan kuota internet,” ujar Assyfa.

​Ia juga menambahkan penjelasan mengenai media elektronik. “Sedangkan media elektronik membutuhkan daya listrik atau baterai, seperti radio yang menyampaikan berita melalui audio, serta televisi yang menyajikan suara dan gambar bergerak sekaligus sehingga peristiwa terasa lebih hidup,” lanjutnya.

​Pada kesempatan yang sama, Arsyla Romeesa melengkapi pembahasan dengan menjelaskan keberadaan media siber atau digital sebagai sarana informasi modern berbasis internet.

​”Media siber sangat fleksibel karena bisa diakses kapan saja melalui smartphone atau komputer. Contohnya portal berita online, podcast, hingga media sosial resmi sekolah seperti Instagram, YouTube, dan TikTok,” jelas Arsyla saat menjawab pertanyaan Raisyah. Menurut Arsyla, keunggulan utama media siber terletak pada kecepatan penyampaian berita secara real-time dan kemudahan untuk dibagikan.

​Melalui kolaborasi wawancara antara Raisyah, Assyfa, dan Arsyla ini, para siswa MI Muhammadiyah 27 Surabaya tidak hanya menguasai teori perbedaan media cetak, elektronik, dan siber, tetapi juga melatih keterampilan komunikasi serta keberanian jurnalistik sejak dini. (Tim jurnalis cilik MI Muhammadiyah 27 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article