Aisyiyah Surabaya Gelar Pengajian Pimpinan: Ingatkan Pentingnya Menyeimbangkan Dakwah Rumah dan Organisasi

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya menggelar Pengajian Pimpinan di Masjid Al Mufida, lingkungan SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan berkala setiap tiga bulan sekali ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Aisyiyah dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting se-Kota Surabaya.

​Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Surabaya, Etty Sunanti, menjelaskan bahwa pengajian kali ini mengusung tema “Menyeimbangkan Dakwah di Dalam dan Luar Rumah”. Tema tersebut diangkat sebagai pengingat agar para kader tidak mengabaikan potensi dakwah di lingkungan keluarga sendiri.

​”Kita sering lupa bahwa calon kader Aisyiyah ada di sekitar kita. Terutama bagi ibu-ibu yang sudah berkeluarga, mereka memiliki anak, menantu, dan cucu. Merekalah yang bisa kita bina menjadi penerus perjuangan di jalan Allah melalui Aisyiyah,” ujar Etty.

​Sementara itu, Ketua PDA Kota Surabaya, Alifah Hikmawati, mengapresiasi tingginya antusiasme para pimpinan yang hadir. Menurutnya, kehadiran dalam pengajian pimpinan merupakan kewajiban bagi pengurus untuk memperkaya modal ilmu sebelum berdakwah di tengah masyarakat.

​”Dengan semangat yang tinggi, setiap permasalahan yang dihadapi pasti ada solusinya. Pimpinan harus punya modal ilmu yang nantinya diterapkan saat berdakwah, baik di tingkat cabang maupun ranting,” tutur Alifah.

​Dalam kesempatan yang sama, narasumber pengajian Dr. Istikomah, M.Ag., menggarisbawahi bahwa setiap pimpinan Aisyiyah pada dasarnya adalah seorang muballighot. Ia membagi muballighot ke dalam tiga kriteria, yakni Muballighot Taffakur Fiddin (pendalaman agama), Muballighot Kepakaran (keahlian bidang tertentu), dan Muballighot Motivator.

​Istikomah juga memaparkan enam tujuan utama dakwah yang perlu dipahami oleh seluruh pimpinan, diantarnya:

  • ​Mengajak bertakwa: Menjalankan amar ma’ruf nahi munkar.
  • ​Menuju cahaya: Membimbing masyarakat dari kegelapan menuju petunjuk Islam.
  • ​Membentuk akhlak: Membina karakter mulia dalam kehidupan sehari-hari.
  • ​Menebar kebaikan: Mengajak masyarakat aktif dalam aksi kebaikan.
  • ​Mewujudkan kehidupan Islami: Mendorong terwujudnya masyarakat Islami yang berkemajuan.
  • ​Menciptakan kemaslahatan: Meraih kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan akhirat.

​Melalui pengajian rutin ini, para pimpinan Aisyiyah se-Kota Surabaya diharapkan dapat menyelaraskan peran strategis mereka dalam pembinaan keluarga sekaligus pengabdian kepada masyarakat luas. (Mom Yayuk/yupan)

#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #aisyiyah

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article