
Surabaya, wartapoint – Dalam upaya membentuk generasi yang mandiri dan berkarakter mulia, SD Muhammadiyah 18 Surabaya menggelar kegiatan Malam Tadabur (MABRUR) bagi seluruh siswa kelas 4. Acara yang berlangsung pada Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026 ini dipusatkan di Hall Al Insyirah Lantai 5 dan disambut penuh antusias oleh para peserta.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat sore pukul 14.00 WIB dengan proses registrasi, penataan barang, dan penyusunan kontrak belajar. Sambil menunggu masuknya waktu salat Asar, para siswa mengisi waktu dengan murojaah hafalan Al-Qur’an bersama yang dilanjutkan dengan salat Asar berjamaah.
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi Kepanduan Hizbul Wathan (HW). Selain dilatih ketangkasan melalui Baris-Berbaris (PBB), para siswa ditantang untuk menyelesaikan misi di empat pos edukatif:
- Pos 1: Uji ketepatan bacaan dan gerakan salat.
- Pos 2: Pemecahan kode sandi kotak untuk mengasah ketelitian.
- Pos 3: Estafet susun bacaan dan gerakan salat untuk melatih kerja sama tim.
- Pos 4: Permainan colour jump untuk melatih fokus dan ketangkasan fisik.
Usai giat fisik, peserta membersihkan diri, melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah, serta makan malam bersama. Puncak acara malam diisi dengan kajian keislaman oleh Ustadz Fajrul Islam Ats-Tsauri, S.H.I., M.Ag. Mengusung tema “Salat dengan Benar, Hidup Lebih Terarah”, beliau menegaskan bahwa kedisiplinan dalam menjaga kualitas salat sejak dini merupakan pondasi utama pembentukan karakter anak yang bertanggung jawab.
Melalui program MABRUR ini, SD Muhammadiyah 18 Surabaya berharap para siswa tidak sekadar menikmati momen menginap yang seru bersama teman-teman, tetapi juga mampu menyerap nilai-nilai spiritualitas, kedisiplinan, dan kemandirian untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Firda)





