Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Jurnalis Cilik MIM Dupan Ajak Siswa Teladani Nilai Idiologi Bangsa

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana belajar di kelas 1 A Abu Bakar Ash Shiddiq MI Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya tampak berbeda pada Kamis (1/10/2026). Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, dua anggota Jurnalis Cilik MIM Dupan mengemas momentum bersejarah ini melalui aksi liputan edukatif langsung dari dalam kelas.

​Keinarra Adena Razky, yang akrab disapa Keke, turun langsung bertindak sebagai reporter untuk mewawancarai rekan sesama jurnalis cilik, Hanifa Syakila Farzana (Hanifa). Wawancara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai makna penting di balik peringatan 1 Oktober.

​Dalam dialog tersebut, Keke membuka wawancara dengan menanyakan peristiwa tanggal 1 Oktober bagi bangsa Indonesia. Hanifa menjelaskan bahwa 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila guna mengenang keberhasilan bangsa dalam mempertahankan ideologi negara dari ancaman gerakan G30S/PKI pada tahun 1965.

​”Bedanya dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni adalah, jika 1 Juni merupakan momentum saat Pancasila pertama kali dirumuskan dan diperkenalkan oleh Bung Karno, maka 1 Oktober adalah hari untuk mengenang ketangguhan Pancasila yang tidak bisa digantikan oleh ideologi lain,” papar Hanifa saat menjawab pertanyaan Keke mengenai perbedaan kedua hari besar nasional tersebut.

​Tidak hanya mengulas sisi sejarah, kedua jurnalis cilik ini juga mengajak seluruh siswa MIM Dupan untuk meneladani nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

​Hanifa menambahkan bahwa implementasi nilai-nilai Kesaktian Pancasila di tingkat sekolah dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten, seperti rajin beribadah sesuai Sila Pertama, berteman tanpa membeda-bedakan latar belakang, saling menghormati antar sesama, serta rajin belajar demi kemajuan bangsa.

​Melalui kegiatan wawancara dan liputan singkat ini, diharapkan seluruh siswa MIM Dupan Surabaya dapat semakin memahami sejarah bangsa serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila baik di sekolah maupun di kehidupan bermasyarakat.

​”Semoga liputan singkat kita hari ini bermanfaat untuk teman-teman di MIM Dupan! Salam Jurnalistik!” tutup Keke mengakhiri wawancaranya. (Tim jurnalis cilik MIM Dupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article