
Surabaya, wartapoint — Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran resmi kembali lengkap untuk mengarungi sisa masa jabatan 2022–2027. Kepastian ini ditandai dengan masuknya M. Jatim dan Mariyono sebagai anggota pimpinan baru.
Legalitas pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Nomor 740/KEP/III.0/D/2026. Penyerahan lembar SK dilakukan langsung oleh Sekretaris PCM Kenjeran di hadapan forum Rapat Pleno, Kamis (1/10/2026) malam.
Penetapan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi pasca-Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) beberapa waktu lalu untuk mengisi posisi pengurus sebelumnya.
Pembagian Amanah Strategis
Usai penyerahan SK, rapat pleno langsung menetapkan pembagian amanah struktural bagi kedua tokoh tersebut guna memperkuat gerak persyarikatan:
- Mariyono diamanahi posisi sebagai Wakil Ketua PCM Kenjeran Bidang Pembina Ranting. Tugas ini berfokus pada penguatan konsolidasi dan basis dakwah di tingkat akar rumput.
- M. Jatim dipercaya menjabat Wakil Ketua PCM Kenjeran Bidang Pendidikan. Ia bertanggung jawab mengawal dan mengoptimalkan pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kenjeran.
Akselerasi Program Kerja
Ketua PCM Kenjeran, Ali Fauzi, menyambut optimistis lengkapnya susunan pimpinan ini. Kehadiran M. Jatim dan Mariyono diharapkan menjadi amunisi segar dalam mengakselerasi berbagai program strategis organisasi yang telah dirancang untuk tahun 2026 dan masa mendatang.
“Kami berharap dengan resminya kehadiran Pak Jatim dan Pak Mariyono di jajaran PCM Kenjeran, dapat membawa lebih banyak masukan segar, pemikiran taktis, serta pencerahan baru bagi gerak langkah PCM Kenjeran ke depan,” ujar Ali Fauzi usai rapat pleno.
Dengan formasi kepemimpinan yang kini telah utuh, PCM Kenjeran optimistis dapat bergerak lebih masif, berkemajuan, serta memberikan solusi nyata bagi kebutuhan umat dan masyarakat sekitar.
(Fu’adah/yupan)





