Implementasikan Gerakan Ekonomi Mandiri, PCM Tandes Luncurkan Unit Usaha Warung Kopi

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tandes resmi meluncurkan unit usaha warung kopi sebagai bagian dari program Majelis Ekonomi dan Bisnis (MEB) PCM Tandes pada Sabtu (10/10/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian ekonomi persyarikatan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro di tengah masyarakat.

​Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PCM Tandes, PCM Sambikerep, dan PCM Benowo. Hadir pula Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya yang membidangi Ekonomi-Pariwisata, Pengembangan UMKM, dan Pemberdayaan Masyarakat, Hasan Cholis, S.E.

​Peluncuran unit usaha warung kopi ini merupakan wujud cita-cita MEB PCM Tandes untuk menggerakkan perekonomian dari sektor mikro. Melalui usaha tersebut, PCM Tandes berharap dapat membuka peluang ekonomi yang produktif, memperkuat keterlibatan anggota persyarikatan, serta menghadirkan unit usaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing dengan kompetitor lain.

​Wujud Nyata Produk Sesama Anggota Persyarikatan

​Ketua MEB PCM Tandes, Drs. Ahmad, menyampaikan bahwa pendirian warung kopi ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan di Pacet. Dalam pertemuan tersebut, muncul gagasan konkret untuk menghadirkan bentuk usaha ekonomi yang dapat segera direalisasikan.

​“Kami tidak menjual kopi sachet, kami menjual kopi dari anggota persyarikatan. Mimpi kami bersama tim ekonomi, lima bulan ke depan akan berdiri lima warung kopi, dan hasil dari warung kopi ini saya meyakini dapat bersaing dengan tempat lain,” ungkap Ahmad.

​Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan warung kopi tidak sekadar berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga upaya membangun ekosistem ekonomi di lingkungan persyarikatan. Dengan mengoptimalkan produk lokal dari sesama anggota Muhammadiyah, usaha ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

​Kilas Balik dan Semangat Kemanfaatan Sosial

​Sementara itu, Ketua PCM Tandes, Mashudi, dalam sambutannya menyampaikan kilas balik perjalanan pengembangan ekonomi PCM Tandes, termasuk pengalaman dalam pengelolaan Pasar Fresh Mart. Berbagai program ekonomi yang telah dijalankan merupakan bagian dari ikhtiar PCM Tandes untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

​“Pada saat itu, kita berpikir bagaimana tanah ini digerakkan menjadi kegiatan ekonomi yang kebetulan berada di lingkungan pasar dan panti, sehingga dapat lebih memberikan manfaat kepada orang banyak, walaupun dengan modal pinjaman pada saat itu,” tutur Mashudi.

​Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan penting bagi PCM Tandes untuk terus mengembangkan program ekonomi yang produktif dan berorientasi pada kemanfaatan sosial. Melalui berbagai program unggulan, PCM Tandes berupaya membangun kemandirian ekonomi organisasi sekaligus memperluas kontribusinya bagi umat.

​Pesan Out of the Box dan Peresmian

​Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Hasan Cholis, S.E., sebagai simbol peresmian dan dimulainya operasional unit usaha warung kopi MEB PCM Tandes.

​Dalam arahannya, Hasan Cholis mengapresiasi langkah PCM Tandes yang telah berhasil merealisasikan program pengembangan ekonomi melalui unit usaha tersebut. Ia berpesan agar para pengelola tidak hanya berfokus pada pembukaan usaha, tetapi juga memperhatikan aspek inovasi, pelayanan, serta keberlanjutan jangka panjang.

“Kita bersyukur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tandes dapat melaksanakan program ini. Namun, kami berharap warung kopi ini dapat memberi sesuatu yang out of the box dan harus dibuat semenarik mungkin, agar memiliki pembeda dengan warung kopi lain untuk menjadi jujukan orang datang sebagai pelanggan,” pesan Hasan Cholis.

​Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah unit usaha tidak hanya ditentukan oleh keberanian untuk memulai, tetapi juga kemampuan menjaga kualitas, menghadirkan inovasi, dan mempertahankan kepercayaan pelanggan.

​Dengan diluncurkannya unit usaha warung kopi ini, MEB PCM Tandes diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi mikro di lingkungan persyarikatan. Target menghadirkan lima warung kopi dalam lima bulan ke depan menjadi langkah awal untuk memperluas jaringan usaha sekaligus memperkuat semangat kemandirian ekonomi Muhammadiyah yang mandiri, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Abraham)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article