Kisah Inspiratif Madrasah Qari’mu Ummi Maktum PCM Wonokromo: Cetak Generasi Difabel Hafiz Al-Qur’an hingga Raih Hadiah Umroh dari Ustaz Adi Hidayat

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Perhatian terhadap akses pendidikan Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas terus ditunjukkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Surabaya. Melalui lembaga khusus bernama Madrasah Qari’mu Ummi Maktum, PCM Wonokromo sukses membina para santri difabel—khususnya tunanetra—hingga menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional bahkan mendapat apresiasi di kancah nasional.

​Wakil Ketua PCM Wonokromo, Muhammad Barid, S.Ag., M.Pd.I., mengungkapkan bahwa Madrasah Qari’mu Ummi Maktum merupakan salah satu program unggulan yang didirikan khusus untuk merangkul dan mendidik anak-anak difabel agar memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an.

​”Salah satu keunggulan dari PCM Wonokromo adalah memiliki Madrasah Qari’mu Ummi Maktum yang dikhususkan bagi santri difabel,” ujar Muhammad Barid saat ditemui media wartapoint.id, Senin (19/10/2026).

​Tiga Program Utama dan Perkembangan Signifikan

​Didirikan sejak tahun 2023 dengan beranggotakan empat orang santri, madrasah ini terus mengalami perkembangan pesat setiap tahunnya. Tercatat pada tahun 2024 jumlah santri bertambah menjadi 10 anak, tahun 2025 menjadi 18 anak, dan pada tahun 2026 ini jumlahnya meningkat hingga 25 santri difabel dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.

​Muhammad Barid memaparkan, terdapat tiga pilar program utama yang diajarkan di madrasah ini:

  1. ​Membaca Al-Qur’an Braille: Para santri dibimbing secara telaten mulai dari pengenalan dasar hingga lancar membaca Al-Qur’an braille.
  2. ​Tahfiz Al-Qur’an: Program hafalan Al-Qur’an yang menunjukkan hasil luar biasa. Sejumlah santri bahkan telah menyelesaikan hafalan hingga 19 juz, serta hafalan rentang 1 hingga 8 juz.
  3. ​Qira’ah: Pelatihan seni baca Al-Qur’an yang sukses mengantarkan para santri meraih juara di tingkat Kota Surabaya dan mewakili kota pahlawan di tingkat Provinsi Jawa Timur.

​”Alhamdulillah, untuk program membaca Al-Qur’an braille, anak-anak santri sudah bisa membaca pelan-pelan kemudian lancar. Untuk program tahfiz, ada yang berhasil menyelesaikan hafalannya sampai 19 juz, ada yang 8 juz, 3 juz, 2 juz, hingga 1 juz,” jelas Muhammad Barid.

​Prestasi Gemilang dan Berkah Umroh dari Ustaz Adi Hidayat

​Konsistensi dan ketekunan para santri tunanetra di Madrasah Qari’mu Ummi Maktum PCM Wonokromo juga berbuah manis berupa sederet prestasi bergengsi. Di antaranya meraih Juara 3 MTQ Fasmumu Majelis Taklim PDM Kota Surabaya, delegasi PDM Surabaya di tingkat PWM Jawa Timur, Juara 1 Golongan Tunanetra MTQ Kota Surabaya, hingga Special Award pada ajang MTQ Fasmumu PWM Jawa Timur.

​Puncak kebanggaan turut dirasakan ketika prestasi para santri istimewa ini mendapat perhatian luas, termasuk apresiasi langsung dari ulama kondang Ustaz Adi Hidayat. Dua santri tunanetra dari madrasah ini bahkan mendapatkan hadiah umroh spesial berkat ketekunan dan kecintaan mereka pada Al-Qur’an.

​Tidak hanya itu, momen mengharukan dan membanggakan terjadi tatkala para santri tunanetra tersebut berkesempatan melakukan tasmi’ (memperdengarkan hafalan) Surah Al-Fatihah secara langsung di hadapan Imam Besar Masjidil Haram serta Ustaz Adi Hidayat, yang disaksikan langsung oleh banyak pihak dengan penuh takjub.

​Melalui berbagai pencapaian dan program inklusif ini, PCM Wonokromo berharap kehadiran Madrasah Qari’mu Ummi Maktum dapat membentuk para santri difabel menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article