
Pasuruan, wartapoint – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mulyorejo tampil penuh percaya diri dan antusias saat mengikuti ajang lomba Caching Ranting Movement (CRM) Award yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Kegiatan yang mempertemukan berbagai perwakilan ranting se-Jawa Timur ini dipusatkan di Pendopo Agro Mulia, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Kehadiran kontingen Mulyorejo tidak hanya diwakili oleh pengurus inti, melainkan turut didukung oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) serta jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo.
Dukungan Penuh Warga Muhammadiyah Mulyorejo
Rombongan besar yang terdiri dari sekitar 30 pengurus dengan menggunakan lima kendaraan roda empat telah berkumpul sejak pukul 06.30 WIB di halaman SD Muhammadiyah 18. Setibanya di lokasi acara pada pukul 07.45 WIB, rombongan langsung bergabung dengan para peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua PWM Jawa Timur yang juga pemilik kawasan Agro Mulia, Dr. KH. Sulthon Amin. Dalam arahannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan lomba CRM yang diinisiasi untuk memotivasi ranting, cabang, hingga masjid di lingkungan Muhammadiyah agar senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabuqul khoirot).
”Melalui lomba CRM ini, maka di setiap cabang, ranting, maupun amal usaha masjid terus ber-fastabuqul khoirot. Lebih aktif, kreatif, serta memberdayakan potensi cabang, ranting, juga masjid,” tutur Sulthon Amin.
Paparkan Sejumlah Program Unggulan
Dalam sesi presentasi, PRM Mulyorejo mendapat kehormatan untuk tampil sebagai urutan pertama. Ketua PRM Mulyorejo, Budi Hartono, M.M., memanfaatkan alokasi waktu 15 menit dari panitia untuk memaparkan pengelolaan ranting yang progresif dan komprehensif.
Beberapa poin keunggulan yang dipresentasikan meliputi:
- Pelayanan Sosial dan Pemulasaraan Jenazah: Memiliki paket layanan perawatan jenazah lengkap serta menjadi satu-satunya ranting yang memiliki aset tanah wakaf pemakaman seluas 900 meter persegi.
- Pendidikan: Mengelola amal usaha strategis, yakni TK ABA 6 dan SD Muhammadiyah 18 yang kini menjadi sekolah percontohan (model) dengan jumlah siswa lebih dari 700 anak.
- Bidang Tabligh: Mengelola 3 masjid besar dan 4 mushala yang rutin menggelar ibadah serta pengajian jamaah secara bergantian tiap bulan.
- Pemberdayaan Ekonomi: Mengelola satu unit rumah kos lima pintu serta unit usaha penggemukan sapi yang dioptimalkan penjualannya setiap menjelang Hari Raya Idul Adha sebagai hewan kurban.
- Pengkaderan: Menggerakkan seluruh Organisasi Otonom (Ortom), khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah, secara aktif dan sinergis.
Berprinsip Gembira dan Sinergis
Keikutsertaan PRM Mulyorejo dalam ajang ini juga merefleksikan prinsip ber-Muhammadiyah yang senantiasa gembira dan menggembirakan. Seluruh program dan kegiatan dijalankan dengan ketulusan hati sehingga tidak menjadi beban organisasi.
Kekompakan ini dibuktikan lewat kehadiran puluhan pengurus, dukungan penuh ibu-ibu Aisyiyah, hingga pendampingan langsung dari jajaran PCM Mulyorejo. Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan yang kuat, PRM Mulyorejo berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menebar kemaslahatan bagi umat dan masyarakat luas. (yupan)





