Pasca Gempa 7,6 SR, Operasional TPK Bitung dan Ternate Dipastikan Kembali Normal

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memastikan layanan operasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung dan TPK Ternate telah kembali berjalan normal pada Kamis (2/4/2026). Sebelumnya, aktivitas di kedua gerbang logistik tersebut sempat dihentikan sementara menyusul gempa tektonik berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pagi tadi.

​Penghentian operasional selama kurang lebih lima jam tersebut diambil sebagai langkah mitigasi darurat. Prioritas utama perusahaan adalah memastikan keselamatan pekerja serta mengantisipasi peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pihak berwenang.

​Mitigasi dan Respons Cepat

​Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menegaskan bahwa tindakan jeda operasional merupakan prosedur standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam menghadapi bencana alam.

​”Kami sempat menghentikan operasional sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan pekerja serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pasca gempa. Setelah seluruh aspek dinyatakan aman, saat ini operasional di TPK Bitung dan TPK Ternate telah kembali berjalan normal dan terkendali,” jelas Widyaswendra.

​Ia menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau situasi terkini di lapangan.

​Kondisi Fasilitas di TPK Ternate dan Bitung

​Berdasarkan hasil asesmen menyeluruh yang dilakukan tim teknis di lapangan, berikut adalah laporan terkini mengenai kondisi infrastruktur di kedua terminal:

1. TPK Ternate

Secara umum, fasilitas utama di TPK Ternate dinyatakan dalam kondisi aman dan stabil.

  • Peralatan Utama: Quay Container Crane (QCC) tidak mengalami pergeseran.
  • Infrastruktur: Dermaga, Container Yard (CY), gerbang terminal (gate), dan bangunan kantor tetap kokoh.
  • Kerusakan: Ditemukan retakan minor pada dinding terminal penumpang, namun dipastikan tidak mengganggu jalannya bongkar muat.

2. TPK Bitung

Operasional di TPK Bitung dilakukan secara bertahap seiring dengan penanganan beberapa temuan teknis.

  • Struktur: Terdapat indikasi keretakan pada struktur trestle penghubung Dermaga IV dan area penumpukan (CY).
  • Peralatan: Rel QCC di Dermaga IV mengalami sedikit kerusakan dan saat ini dalam proses perbaikan.
  • Logistik: Sempat terjadi pergeseran tumpukan peti kemas akibat guncangan, namun tidak ada kontainer yang terjatuh atau rusak signifikan.

​Komitmen Keselamatan dan Kelancaran Logistik

​Manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kecelakaan kerja dalam peristiwa ini. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan layanan kepada pengguna jasa tetap optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

​”Kami berkomitmen menjaga kelancaran layanan serta memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar keselamatan yang berlaku,” tutup Widyaswendra.

​Hingga saat ini, pemantauan ketat terhadap kondisi infrastruktur terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gempa susulan, guna menjamin rantai pasok logistik di wilayah Indonesia Timur tetap terjaga. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article