Usaha Tak Khianati Hasil: Ibrahim Dewangga, Siswa Spemusa Raih Emas di Ngawi Championship 2026

Must read

- Advertisement -

Mojokerto, wartapoint – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa SMP Muhammadiyah 1 (Spemusa) Kota Mojokerto. Kali ini, kado indah datang dari dunia olahraga beladiri melalui ananda Ibrahim Dewangga, siswa kelas 8, yang berhasil menyabet Juara 1 (Medali Emas) dalam ajang bergengsi Ngawi Championship 2026.

​Kompetisi yang berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 di GOR Bung Hatta, Ngawi ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai kelas. Ibrahim sukses menunjukkan dominasinya di kelas 6 U14, menyisihkan lawan-lawannya hingga berhasil naik ke podium tertinggi.

​Debut Manis yang Penuh Tantangan

​Keberhasilan ini terasa sangat istimewa karena merupakan pengalaman pertama bagi Ibrahim menginjakkan kaki di gelanggang pertandingan resmi. Langkah Ibrahim bermula dari rekomendasi sang ayah, Dewantara Kurniawan, yang juga merupakan pelatih di Dojo Platinum Jujitsu Mojokerto.

​Meski terhitung baru berlatih secara intensif selama tiga bulan, Ibrahim mampu mengatasi rasa gugup dan tantangan di arena.

“Bukan hal mudah bagi saya untuk berpartisipasi di event ini, karena ini adalah pengalaman pertama masuk di gelanggang pertandingan Jujitsu,” ujarnya.

​Kunci Kesuksesan: Disiplin dan Daya Juang

​Dewantara Kurniawan selaku pelatih sekaligus orang tua, menekankan bahwa prestasi ini adalah buah dari kerja keras. Menurutnya, tujuan mengikutsertakan Ibrahim adalah untuk mengukur kemampuan teknis hasil latihan selama ini.

​Ia berpesan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat.

  • ​Semangat & Tekad: Kunci utama dalam menghadapi lawan yang berbeda kesulitan.
  • ​Kegigihan: Terus berlatih tanpa henti meski telah meraih emas.
  • ​Daya Juang: Proses berkompetisi adalah bagian dari pembentukan karakter menuju sukses di event berikutnya.

​Apresiasi dari Sekolah

​Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto, Nuril Jannah, memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Ia merasa bangga karena meski belum genap satu tahun bergabung dengan keluarga besar Spemusa, Ibrahim sudah mampu mengharumkan nama sekolah.

​”Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Ibrahim dan keluarga. Semoga ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk tetap semangat berjuang meraih prestasi di bidang masing-masing,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar Ibrahim terus berlatih dan tidak cepat puas diri. Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mencetak generasi muslim yang unggul secara menyeluruh.

​”Harapannya, para siswa kelak menjadi generasi muslim yang kuat iman, akal, fisik, dan finansial, sebagaimana misi yang diusung oleh Spemusa,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article