Momen Haru di SD Mudiga Surabaya: Pelukan Kepala Sekolah untuk Siswa ADHD Iringi Kelulusan 100 Persen

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana haru dan khidmat menyelimuti lapangan indoor lantai 4 Gedung A SD Muhammadiyah 3 (Mudiga) Surabaya pada Selasa (2/6/2026). Sebanyak 79 siswa kelas 6 berkumpul, duduk bersila dengan rapi menantikan momen krusial dalam perjalanan akademik mereka: pengumuman kelulusan.

​Acara yang bertepatan dengan tanggal 16 Dzulhijjah 1447 Hijriah ini diawali dengan sambutan dari Kepala SD Mudiga Surabaya, M. Ali Imron, S.Ag. Berdiri tenang di hadapan para siswa yang terpisah antara barisan putra dan putri, Ali Imron didampingi oleh tiga wali kelas 6 yang masing-masing menggenggam amplop putih berisi surat keputusan hasil rapat dewan guru.

​Pelukan Hangat yang Menguras Air Mata

​Ketegangan di dada para siswa perlahan mencair berganti rasa haru saat Ali Imron menyampaikan pesan-pesan terakhirnya. Suasana semakin menyentuh ketika Kepala Sekolah memanggil salah seorang siswa berkebutuhan khusus dengan diagnosis Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) untuk maju ke depan.

​Di hadapan seluruh pasang mata, Ali Imron memeluk erat siswa bernama Narendra tersebut, sembari membisikkan kalimat yang dinanti-nanti: ia dinyatakan lulus dari SD Mudiga.

​Sontak, momen spontan itu membuat air mata haru menetes dari para wali kelas dan sebagian besar siswa yang hadir. Pelukan simbolis itu bukan sekadar formalitas kelulusan, melainkan wujud apresiasi atas perjuangan luar biasa sang siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasarnya.

​Merespons pelukan hangat tersebut, Narendra mengekspresikan rasa syukurnya dengan membalas dekapan Kepala Sekolah dengan sangat erat. Tak lama setelah itu, ia menghampiri para wali kelasnya untuk mencium tangan mereka satu per satu, sebuah gestur penghormatan dan terima kasih yang mendalam atas bimbingan para guru selama ini.

​Lulus 100 Persen

​Momen emosional ini menjadi catatan sejarah dan kenangan yang sangat berkesan bagi seluruh warga sekolah yang hadir di ruangan.

​Kebahagiaan hari itu akhirnya genap sempurna setelah Kepala Sekolah membacakan keputusan akhir dewan guru. Ali Imron mengumumkan bahwa seluruh siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 3 Surabaya angkatan tersebut dinyatakan lulus 100 persen.

​Pengumuman ini disambut dengan sujud syukur dan senyum lega dari 79 siswa, menandai akhir dari sebuah babak perjuangan di sekolah dasar, sekaligus awal dari langkah baru menuju jenjang pendidikan berikutnya.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article