Tuntas 100%, Dandim Sragen Resmi Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Bonagung

Must read

- Advertisement -

Sragen, wartapoint – Setelah 30 hari bersinergi membangun desa, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun Anggaran 2026 di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, resmi berakhir. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP., pada Rabu (11/03/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di lokasi pembukaan awal ini menandai selesainya pengabdian prajurit TNI bersama masyarakat setempat yang telah dimulai sejak 10 Februari 2026 lalu.

Amanat Pangdam: Merawat Hasil Pembangunan

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Letkol Inf Dindin Rohidin membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, SE., M.Han. Dalam amanatnya, Pangdam menekankan bahwa TMMD tahun ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam IV/Diponegoro, baik melalui skema TMMD Reguler ke-127 maupun TMMD Sengkuyung.

​Pangdam menyampaikan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, talud, dan rehabilitasi tempat ibadah, tetapi juga menyasar program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

“Kami telah menyelesaikan sasaran tambahan berupa program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jambanisasi, hingga reboisasi. Saya berharap seluruh hasil yang dicapai dapat dipelihara dan dirawat oleh masyarakat agar memiliki masa pakai yang panjang,” ujar Dandim mengutip pesan Pangdam.

Capaian Fisik dan Non-Fisik di Desa Bonagung

​Secara spesifik untuk wilayah Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin melaporkan bahwa seluruh target di Desa Bonagung telah rampung 100 persen. Adapun rincian capaian tersebut meliputi:

  • Sasaran Fisik:
    • ​Pembangunan cor blok jalan sepanjang 400 \times 3 \times 0,12 meter.
    • ​Rehabilitasi 4 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
    • ​Pembangunan 6 unit jambanisasi.
  • Sasaran Non-Fisik: Berbagai penyuluhan telah sukses dilaksanakan, mulai dari Wawasan Kebangsaan, kesadaran bela negara, bahaya narkoba, hingga edukasi kesehatan terkait stunting, Posyandu, serta penyuluhan di bidang pertanian dan peternakan.

Kepedulian Sosial dan Kedekatan dengan Rakyat

​Selain pembangunan infrastruktur dan edukasi, TMMD kali ini juga diwarnai dengan aksi sosial kemanusiaan. Berbagai layanan mulai dari operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi disabilitas, hingga pengobatan gratis menjadi bagian dari program non-fisik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

​Menutup rangkaian upacara, Dandim Sragen menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada para lansia dan warga prasejahtera di Desa Bonagung sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

​Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung I ini, diharapkan akses transportasi di Desa Bonagung semakin lancar dan kualitas hidup masyarakat meningkat melalui fasilitas sanitasi serta hunian yang lebih layak. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article