
Surabaya, wartapoint – Terik matahari yang menyengat Kota Surabaya tidak menyurutkan langkah Novaldi R. Saputra untuk kembali menapakkan kaki di almamater masa kecilnya. Pada Jumat (17/7/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB, alumni Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Baratajaya angkatan 2016 ini datang berkunjung untuk melepas rindu setelah hampir satu dekade lulus dari bangku sekolah dasar.
Kedatangan pemuda yang akrab disapa Noval ini disambut hangat oleh Kepala Urusan Humas SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Agus Mulyadi, M.Pd., serta guru musik sekolah tersebut, Anwar Sa’ad, S.Pt. Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu sekolah itu seketika berubah menjadi ruang nostalgia yang penuh tawa dan kehangatan.
Saat ini, Noval tengah menempuh pendidikan militer di lingkungan TNI Angkatan Laut (AL) Kodiklatal Morokrembangan, Surabaya. Di tengah padatnya jadwal latihan fisik dan kedinasan, ia mengaku sengaja meluangkan waktu khusus untuk menengok tempat yang membentuk fondasi karakternya.
”Saya memang sangat kangen menyambangi sekolah ini. Baru hari ini saya benar-benar bisa menyempatkan datang karena kegiatan di kesatuan belakangan ini cukup padat,” ujar Noval.
Karakter yang Melekat hingga ke Militer
Bagi Noval, enam tahun mengenyam pendidikan di Sekolah Kreatif Baratajaya bukan sekadar formalitas akademik. Nilai-nilai spiritual dan pembiasaan karakter yang ditanamkan para guru sejak dini rupanya tetap membekas dan membantunya bertahan di kerasnya dunia pendidikan militer.
”Banyak pengalaman dari sekolah ini yang sampai hari ini masih konsisten saya jalani di kesatuan. Salah satunya, alhamdulillah, saya selalu menyempatkan diri untuk salat Dhuha. Enam tahun di sekolah ini benar-benar ikut membentuk kedisiplinan diri saya hingga bisa seperti sekarang,” ungkapnya.
Dalam obrolan santai tersebut, memori masa kecil Noval kembali berputar. Saat Agus Mulyadi menyebutkan satu per satu nama guru dan staf yang dahulu mendampinginya, ingatan Noval rupanya tidak pudar.
”Saya masih ingat banyak ustaz dan ustazah di sini. Nah, itu Ustazah Titin!” seru Noval spontan sambil menunjuk salah satu guru yang kebetulan melintas di depan ruangan.
Pintu Sekolah yang Selalu Terbuka untuk Alumni
Pihak sekolah mengaku sangat bangga melihat perkembangan para alumninya yang kini mulai berkarier di berbagai sektor strategis, termasuk pertahanan negara. Agus Mulyadi mengungkapkan bahwa kunjungan semacam ini membuktikan eratnya ikatan emosional antara guru dan murid yang tidak lekang oleh waktu.
”Kami sangat bahagia Noval menyempatkan diri datang ke sekolah di sela kesibukannya yang luar biasa. Cerita-cerita nostalgia ini menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi juga wadah penanaman karakter dan tempat mengukir kenangan baik yang abadi,” jelas Agus.
Pihak manajemen SD Muhammadiyah 16 Surabaya berharap kiprah Noval di TNI AL dapat ditularkan sebagai pemantik semangat bagi adik-adik kelasnya yang masih menempuh studi.
”Pintu Sekolah Kreatif Baratajaya selalu terbuka lebar. Kapan pun Noval ada waktu luang untuk berbagi pengalaman berjuang di militer kepada adik-adik kelas, kami akan menyambutnya dengan sangat senang hati. Kisah perjuangannya sangat layak menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” pungkas Agus.
Kunjungan singkat di hari Jumat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama. Bagi Noval, kembali ke sekolah dasar bukan sekadar ajang pamer seragam, melainkan sebuah refleksi dan pengingat bahwa nilai-nilai dasar kejujuran, kedisiplinan, dan ibadah adalah bekal terbaik yang menuntunnya hingga ke titik sekarang. (Ahmad Mahmudi)





