
Surabaya, wartapoint – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para murid SD Muhammadiyah 2 Surabaya (SD Muda Surabaya). Dalam ajang Kabbadi Beach Surabaya 2026 yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, tim putra dan putri sekolah tersebut berhasil memboyong dua gelar sekaligus.
Turnamen yang diselenggarakan di bawah naungan Federasi Olahraga Siswa Indonesia (FOKSI) Kota Surabaya ini menjadi ajang pembuktian ketangkasan serta kerja sama tim di atas lapangan pasir.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Putri SD Muda Surabaya berhasil keluar sebagai Juara 2. Sementara itu, langkah impresif juga ditunjukkan oleh Tim Putra SD Muda Surabaya yang sukses mengamankan posisi Juara 3.
Mengedepankan Prestasi dan Adab
Kepala SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian yang diraih para siswanya. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kedisiplinan dan kerja keras selama proses latihan.
”Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Hasil ini bukan sekadar piala dan peringkat, melainkan bukti kerja keras, kedisiplinan, keberanian, serta jiwa sportivitas para siswa,” ujar Agus Zaki dalam keterangannya, Ahad (2/8/2026).
Ia menambahkan, pihak sekolah tidak hanya menekankan pada pencapaian target kemenangan semata, tetapi juga penanaman nilai karakter dan adab selama bertanding.
”Semangat bertanding yang terjaga dengan adab mulia inilah yang selalu kita tanamkan. Kemenangan sejati adalah ketika mereka mampu menjadi teladan yang baik di setiap kesempatan,” tegasnya.
Langkah Awal Menuju Prestasi Lebih Tinggi
Agus Zaki berharap pencapaian di ajang Kabbadi Beach Surabaya 2026 ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para siswa untuk terus mengasah kemampuan mereka pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
”Semoga prestasi ini menjadi awal dari langkah yang lebih jauh. Teruslah berlatih dengan tekun, perkuat persaudaraan, dan jaga nama baik sekolah serta keluarga,” tuturnya.
Ajang Kabbadi Beach Surabaya 2026 sendiri diselenggarakan sebagai wadah pembinaan bakat olahraga tradisional sekaligus sarana mempererat persaudaraan antar siswa di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki keagungan budi pekerti. (Indira/yupan)





