Integrasi Literasi dan Metode KRFA Bawa Kepala SD Muhammadiyah 24 Sabet Silver Medal di ME Award 2026

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Kepala SD Muhammadiyah 24, Norma Setyaningrum, berhasil menyabet Silver Medal untuk kategori Kepala Sekolah Berprestasi dalam ajang tahunan Muhammadiyah Education Award (ME Award) 2026 yang digelar pada Sabtu (8/8/2026).

​Ajang tingkat provinsi ini diikuti oleh jajaran kepala sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jawa Timur sebagai wadah apresiasi atas inovasi dan praktik baik (best practice) dalam pengelolaan lembaga pendidikan.

​Dalam ajang tersebut, Norma mempresentasikan makalah praktik baik berjudul “Pengaliran 6 Bintang Karakter: Integrasi Literasi dan Metode KRFA (Knowing, Reasoning, Feeling, Acting) dalam Penguatan Karakter Siswa.”

​Inovasi pengajaran ini digagas berangkat dari keresahan terkait implementasi pendidikan karakter yang kerap berhenti pada tahap knowing atau sebatas hafalan konsep akademik semata. Siswa kerap memahami nilai-nilai kebaikan secara teori, namun belum mampu bernalar kritis, menghayati, hingga menerapkannya dalam tindakan sehari-hari.

​Di saat yang sama, kegiatan literasi di sekolah pada umumnya masih berfokus pada pemahaman membaca teks, sehingga belum berdampak optimal terhadap perubahan sikap dan perilaku peserta didik.

​Melihat kondisi tersebut, SD Muhammadiyah 24 memadukan program literasi dengan metode KRFA (Knowing, Reasoning, Feeling, Acting) dalam koridor program “Pengaliran 6 Bintang Karakter”.

​Melalui pendekatan terintegrasi ini, siswa tidak hanya diajak menyerap nilai karakter dari bacaan (knowing), tetapi juga diajak memahami alasan logis pentingnya nilai tersebut (reasoning), merasakannya secara emosional (feeling), hingga mewujudkannya dalam perilaku nyata (acting).

​”Pengaliran 6 Bintang Karakter bukan sekadar program tempelan, melainkan telah menjadi bagian dari kurikulum khas satuan pendidikan di SD Muhammadiyah 24 yang terintegrasi dalam pembelajaran maupun pembiasaan budaya sekolah,” ujar Norma kepada awak media wartapoint.id via WhatsApp, Kamis (13/8/2026).

​Norma menambahkan, raihan Silver Medal ini menjadi bukti nyata bahwa gagasan penguatan karakter berbasis literasi mendalam mendapatkan apresiasi positif dari kalangan pendidik Muhammadiyah. Penghargaan ini sekaligus menjadi pendorong semangat untuk terus menghadirkan program edukasi yang berdampak langsung bagi siswa.

​Capaian ini mempertegas komitmen SD Muhammadiyah 24 Surabaya dalam menyelenggarakan pendidikan berimbang yang tidak hanya mengejar performa akademik, melainkan juga menempa akhlak dan karakter siswa.

​Keberhasilan dalam ME Award 2026 ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk terus melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan, guna mencetak generasi muda berkemajuan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article