Bukan Sekadar Lomba! Semarak Kemerdekaan di MIMDATU Jadi Momentum Guru-Karyawan Makin Solid

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MI Muhammadiyah 27 Surabaya (MIMDATU) berlangsung penuh keceriaan pada 13–14 Agustus 2026. Tak hanya para siswa, jajaran Kepala Madrasah, guru, hingga karyawan MIMDATU turut ambil bagian memeriahkan suasana kemerdekaan melalui berbagai perlombaan seru.

​Dua perlombaan utama digelar, yakni melempar bola ke dalam keranjang dan estafet air secara berkelompok. Kegiatan ini sukses menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh keakraban. Tawa, sorakan, hingga dukungan antar-tim mewarnai ajang refreshing yang bertujuan mempererat tali silaturahmi keluarga besar MIMDATU tersebut.

​Membangun Nasionalisme dan Kekompakan Tim

​Kepala MI Muhammadiyah 27 Surabaya, Sixtynna Eka Octaviany, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan musiman. Lebih dari itu, lomba ini dirancang sebagai wadah menumbuhkan jiwa nasionalisme, sportivitas, serta menguatkan soliditas antarguru dan karyawan.

“Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air di lingkungan MIMDATU, sekaligus menjadi ajang silaturahim dan refreshing. Melalui lomba ini kita ingin membangun kekompakan, sportivitas, dan kebersamaan antara guru dan karyawan,” ungkap Sixtynna kepada awak media wartapoint.id via WhatsApp, Sabtu (15/8/2026).

​Ia mengapresiasi tinggi antusiasme seluruh peserta dari tahap persiapan hingga pelaksanaan. Menurutnya, energi positif serta kekompakan yang terbangun selama ajang perlombaan diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan kerja demi memajukan madrasah.

​Tiga Nilai Utama Peringatan Kemerdekaan

​Di balik keseruan acara, Sixtynna menekankan tiga nilai penting yang dapat dipetik dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Kebersamaan: Menyadari bahwa lembaga akan kuat jika diperjuangkan secara bersama-sama.
  • Sportivitas: Menerima hasil kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.
  • Semangat Juang: Meneladani kegigihan para pahlawan untuk diimplementasikan dalam memajukan kualitas pendidikan di MIMDATU.

​“Bagi keluarga besar MIMDATU, memperingati kemerdekaan bukan hanya upacara saja, tapi juga mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, ceria, dan produktif. Ini menjadi momentum untuk merekatkan hati, menyatukan visi, dan menguatkan komitmen kita bersama untuk mencerdaskan anak bangsa,” tambahnya.

​Kehangatan Suasana Kekeluargaan dan Rencana Agenda Rutin

​Kesan mendalam juga dirasakan oleh Kepala Departemen SDI (Sumber Daya Insani) MIMDATU, Vivi Puspita Sari, S.Pd. Menurutnya, persaingan sengit dan adu strategi antartim justru membuat suasana semakin hangat dan berkesan.

​“Seru banget! Bukan cuma karena lombanya, tapi karena bisa kumpul dan seru-seruan bareng. Suasananya benar-benar terasa seperti keluarga. Boleh bersaing dan saling ngotot adu argumen, yang penting setelah lomba tetap bisa ketawa dan saling support,” jelas Vivi.

​Vivi menegaskan bahwa esensi kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan merayakan kebersamaan dan memberikan ruang penyegaran bagi para pendidik (asatidz).

​Melihat dampak positif yang dihasilkan, pihak sekolah berencana menjadikan agenda kebersamaan seperti ini sebagai program rutin bulanan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MIMDATU agar silaturahmi dan kekompakan tetap terjaga secara konsisten.

​Merawat Kebersamaan demi Kemajuan Pendidikan

​Pada akhirnya, kemeriahan peringatan kemerdekaan di MIMDATU melampaui sekadar permainan melempar bola atau memindahkan air. Setiap tawa, sorakan, dan dukungan yang tercipta menjadi simbol komitmen bersama dalam merawat kebersamaan.

​Semangat juang para pahlawan kini diteruskan oleh keluarga besar MIMDATU melalui kerja keras, kekompakan, dan dedikasi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa. (Latif/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article