Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah, MI Muhammadiyah 25 Surabaya Gelar Parenting Education dan Mabit Perdana Kelas VI

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Pendidikan karakter dan spiritual anak tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya kolaborasi yang erat antara sekolah dan orang tua. Memegang teguh prinsip tersebut, MI Muhammadiyah 25 Surabaya menggelar kegiatan Parenting Education yang dirangkaikan dengan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit Perdana) bagi siswa kelas VI Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (21/8/2026).

​Mengusung tema “Orang Tua Peduli, Anak Percaya Diri Meraih Cita-Cita di Langit Tinggi”, agenda ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan wali murid, sekaligus memberikan penguatan mental serta keimanan bagi para siswa yang memasuki tahun kelulusan.

Pendidikan adalah Investasi Jangka Panjang

​Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan, M.Pd.I. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

​“Anak-anak kita adalah investasi jangka panjang dan ladang amal shodaqoh jariyah. Kita harus mendukung penuh agar mereka menjadi yang terbaik, tidak hanya dari segi nilai akademik, tetapi juga karakter, adab, dan kepercayaan diri,” ungkap Ustadz Ferry.

Hadirkan Perhatian Nyata dan Komunikasi Efektif

​Sesi Parenting Education menghadirkan narasumber Heru Kusmahadi, Lc., M.Pd.I., yang menyoroti pentingnya kehadiran fisik dan emosional orang tua di rumah. Ia mengingatkan para wali murid agar tidak membandingkan potensi anak serta membiasakan diri untuk mendengarkan cerita dan perasaan mereka.

​“Kepedulian orang tua bukan sekadar memenuhi kebutuhan materi, melainkan menghadirkan waktu, perhatian, dan kemauan untuk mendengarkan. Setiap anak adalah pilihan terbaik dari Allah dengan jalan keberhasilannya masing-masing,” jelas Heru.

​Manfaat ini dirasakan langsung oleh Bunda Zafran, salah satu wali murid yang hadir. Ia mengaku acara tersebut menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak.

​“Kadang kita terlalu fokus pada hasil belajar, tetapi lupa bahwa anak butuh didengarkan. Keberhasilan anak tidak hanya dibangun di sekolah, tetapi juga dari rumah,” ujarnya.

Mabit Perdana: Tempa Kemandirian dan Karakter Siswa

​Usai sesi parenting, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Mabit Perdana khusus bagi siswa kelas VI. Melalui kegiatan bermalam di lingkungan madrasah ini, para siswa diajak untuk memperdalam ibadah, melatih kemandirian, serta membangun kebersamaan.

​Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyiapkan kesiapan mental dan spiritual siswa dalam menghadapi ujian akhir di kelas VI. Salah seorang siswa, Sabrina, mengaku semakin bersemangat untuk mengejar cita-citanya.

​“Saya senang karena orang tua dan guru selalu mendukung. Saya ingin belajar lebih rajin, percaya diri, dan bisa membuat orang tua bangga,” tuturnya.

​Melalui integrasi kegiatan ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya menegaskan komitmennya sebagai “Madrasah Hebat Beradab” yang berfokus melahirkan generasi berilmu, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (Islaha)

#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article