
Surabaya, wartapoint – PanahMU Surabaya sukses menggelar kejuaraan panahan tingkat Jawa Timur bertajuk Duta Archery Competition 2 2026 pada Ahad (11/10/2026). Bertempat di halaman MI Muhammadiyah 23 Surabaya, ajang ini menyedot perhatian sekitar 300 peserta muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Para pemanah cilik dan remaja yang berpartisipasi datang dari Surabaya selaku tuan rumah, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Bangkalan, Malang, hingga Nganjuk. Lomba ini mempertandingkan empat kategori tingkatan usia, yakni Usia 8, Usia 10, Usia 12, dan Usia 14 tahun.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ust. Andri Firmansyah, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai wadah pembinaan minat dan bakat generasi muda. Selain mengasah teknik membidik, ajang ini berfokus pada penanaman karakter mulia sejak dini.
“Melalui olahraga panahan, kita tidak hanya melatih ketepatan bidikan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketelitian, konsentrasi, sportivitas, dan keberanian pada anak-anak,” ungkap Ust. Andri.
Dukungan Penuh dari Lembaga Pendidikan
Penyelenggaraan acara di halaman MI Muhammadiyah 23 Surabaya mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala MI Muhammadiyah 23 Surabaya, Ust. Ainoen Nadjib, S.Pd.I., menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif yang membina potensi anak di luar bidang akademik.
Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus PanahMU Jawa Timur, yang memberi apresiasi atas sinergi antara komunitas olahraga dan lembaga pendidikan dalam mencetak atlet masa depan.
Nilai edukatif panahan dinilai sangat relevan dengan pembentukan karakter peserta didik. Selain melatih koordinasi fisik dan kekuatan motorik, panahan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta ketaatan pada aturan—hal vital untuk membentuk generasi yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.
Fokus Pembinaan dan Mental Juara
Pengelompokan kategori berdasarkan tingkatan usia memberikan ruang berkompetisi yang adil dan sesuai jenjang perkembangan anak. Pembina PanahMU Surabaya menekankan bahwa ajang ini tidak semata-mata mengejar piala, melainkan memberikan pengalaman bertanding (match experience) yang berharga bagi mentalitas peserta.
Keberhasilan mengumpulkan ratusan peserta ini menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga panahan di Jawa Timur. Kolaborasi berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit pemanah berbakat yang siap berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
PanahMU Surabaya — Membina Generasi, Menumbuhkan Prestasi, Menjunjung Sportivitas.





