Aksi Menggemaskan Jurnalis Cilik Mimdatu: Mengintip Keseruan Belajar Bersama Wali Kelas 3A

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Aksi menggemaskan sekaligus penuh inspirasi ditunjukkan oleh para siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 27 Surabaya (Mimdatu). Dalam kegiatan praktik jurnalistik yang digelar pada Jumat (30/10/2026), salah seorang siswi yang bertindak sebagai jurnalis cilik, Assyfa Aulia Adzkiya, sukses mewawancarai guru wali kelas 3A, Ustazah Indatul Amalia.

​Wawancara interaktif ini menggali berbagai informasi menarik seputar pengalaman mengajar, kesan terhadap suasana sekolah, hingga harapan mulia bagi para siswa.

​Mengabdi dengan Penuh Dedikasi di Mimdatu

​Dalam sesi tanya jawab tersebut, Ustazah Indah—sapaan akrab sang wali kelas—menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan diri mengajar di MI Muhammadiyah 27 Surabaya selama 3 tahun. Di sekolah ini, ia mengampu sejumlah mata pelajaran penting untuk kelas 3A, di antaranya Seni Budaya, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Matematika, serta Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab).

​Suasana Kelas yang Nyaman dan Menyenangkan

​Ketika ditanya mengenai kesan selama mengajar di Mimdatu, Ustazah Indah mengungkapkan rasa bahagianya. Menurutnya, anak-anak didiknya di kelas 3A merupakan anak-anak yang cerdas, saleh, dan salihah.

​”Ustazah-ustazahnya juga sangat kompak. Ruangan kelasnya ber-AC dan dingin, sehingga pembelajaran menjadi sangat nyaman,” ujar Ustazah Indah di hadapan sang jurnalis cilik.

​Pesan dan Harapan untuk Siswa-Siswi Mimdatu

​Menutup sesi wawancara, Ustazah Indah memberikan pesan serta harapan yang mendalam bagi seluruh siswa-siswi MI Muhammadiyah 27 Surabaya. Ia berpesan agar anak-anak senantiasa menjadi pribadi yang berprestasi, salih dan salihah, rajin beribadah—terutama tidak pernah meninggalkan salat fardu dan salat subuh—serta kelak menjadi golongan anak-anak yang ahli surga.

​Praktik wawancara ini tidak hanya melatih keberanian dan kemampuan komunikasi para siswa dalam dunia jurnalistik sejak dini, tetapi juga mempererat kehangatan hubungan antara guru dan murid di lingkungan sekolah. (Tim jurnalis cilik MI Muhammadiyah 27 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article