
Sragen, wartapoint – Menjelang peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Babinsa Desa Girimargo, Sertu Adi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang menyejukkan. Anggota Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen ini hadir di tengah umat Hindu yang sedang melaksanakan ritual penyucian diri di sumber mata air setempat, Senin (16/03/2026).
Kegiatan ritual berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Warga berbondong-bondong mendatangi sumber air sebagai simbol pembersihan diri secara lahir dan batin, sebuah rangkaian esensial sebelum memasuki hari suci Nyepi.
Pesan Toleransi di Pinggir Mata Air
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Adi menyapa hangat para tokoh agama dan warga yang hadir. Kehadirannya bukan sekadar memantau keamanan, melainkan untuk merajut dialog dan menyampaikan pesan persatuan.
”Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama. Saling menghormati dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing adalah kunci harmoni di desa kita,” ujar Sertu Adi di sela perbincangannya dengan warga.
Apresiasi Pelestarian Budaya dan Spiritual
Sertu Adi juga menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan ritual ini. Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut mencerminkan nilai-nilai spiritual dan kekayaan budaya yang masih terjaga dengan baik di wilayah Girimargo.
Ia berharap suasana aman, damai, dan penuh toleransi yang dirasakan saat ini dapat terus bertahan, tidak hanya menjelang Nyepi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Lingkungan Harmonis
Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI, khususnya Babinsa, untuk mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Dengan terjun langsung ke lapangan, diharapkan tercipta lingkungan yang inklusif di mana warga saling menghargai, sehingga stabilitas keamanan di wilayah Miri, Sragen, tetap terjaga dengan kondusif. (Agus)





