Surabaya, wartapoint – PT PELNI (Persero) Cabang Surabaya melaporkan operasional Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 6 hingga 31 Maret 2026 berjalan dengan aman dan terkendali. Meski terdapat sedikit fluktuasi angka dibandingkan tahun lalu, tren mobilitas masyarakat di Pelabuhan Tanjung Perak dinilai tetap stabil.
Evaluasi Penumpang: KM Dorolonda dan KM Sinabung Jadi Primadona
Berdasarkan data resmi perusahaan, jumlah penumpang yang berangkat (embarkasi) dari Surabaya mencapai 17.776 orang. Angka ini menunjukkan penurunan tipis sebesar 2,03% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 (18.145 orang). Puncak arus keberangkatan terjadi pada H+7 Lebaran (28 Maret 2026) yang didominasi oleh penumpang KM Dorolonda sebanyak 2.635 orang.
Di sisi lain, arus kedatangan (debarkasi) mencatat angka yang jauh lebih tinggi, yakni 48.690 penumpang. Walaupun turun 5,27% dari tahun sebelumnya, kepadatan tetap terlihat signifikan terutama pada puncak arus mudik H-1 (20 Maret 2026). Sebanyak 5.748 penumpang tiba di Surabaya pada hari tersebut melalui empat armada sekaligus: KM Sinabung, KM Binaiya, KM Bukit Raya, dan KM Tidar.
Kepala Cabang PT PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menyatakan kepuasannya terhadap kelancaran operasional tahun ini.
”Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar berkat kesiapan armada serta optimalisasi pelayanan di lapangan,” ujarnya.
Stimulus Logistik: Diskon 20% untuk Muatan Kontainer
Menyiasati periode low season atau penurunan aktivitas setelah Lebaran, PT PELNI meluncurkan program strategis berupa diskon tarif sebesar 20% untuk pengiriman kontainer. Program ini ditujukan untuk menjaga ritme distribusi logistik nasional agar tetap produktif.
Detail Program Diskon:
- Periode Reservasi: 27 Maret hingga 30 April 2026.
- Jenis Muatan: Dry container dan reefer container (tidak berlaku untuk kontainer kosong).
- Ketentuan: Diskon berlaku untuk tarif fleet, sementara biaya handling bongkar muat tetap normal.
- Armada Pilihan: KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung.
”Langkah ini adalah strategi kami untuk mengoptimalkan kapasitas ruang kapal dan mendukung kelancaran distribusi barang, termasuk ke wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan),” tambah Roni.
Kemudahan Akses Layanan
Bagi para pelaku usaha atau shipper reguler, program diskon ini tidak memiliki batasan kuota selama kapasitas kapal tersedia. Pelanggan dapat melakukan pemesanan secara praktis melalui fitur MyCargoo di aplikasi PELNI Mobile atau langsung mendatangi kantor cabang PELNI terdekat.
Dengan komitmen pada keamanan dan keandalan, PT PELNI (Persero) terus berupaya menjadi tulang punggung konektivitas laut, baik untuk mobilitas manusia maupun distribusi logistik di seluruh penjuru nusantara. (Armand)




