Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Wednesday, May 13, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Siswa SD Muhammadiyah 16 Surabaya Asah Keberanian di Studio Surabaya TV

Must read

Surabaya, wartapoint – Studio Surabaya TV di kawasan Ruko Puncak Permai Square mendadak riuh pada Selasa (12/5/2026). Sebanyak 17 siswa dari SD Muhammadiyah 16 Surabaya, yang dikenal dengan sebutan Sekolah Kreatif Baratajaya, melakukan kunjungan industri untuk belajar langsung dunia penyiaran (broadcasting).

​Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini merupakan bagian dari program kerja sama ekstrakurikuler presenter. Didampingi oleh pembina Sukmi Sari, S.Sos. dan Fancy Anggraini Angwidya, S.Pd., para siswa dari kelas I hingga VI ini tampak antusias menyelami profesi di balik layar kaca.

Mengenal “Dapur” Produksi Televisi

​Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Varia Mei Narni, SE, selaku Person In Charge (PIC) Broadcast Surabaya TV. Sebelum masuk ke materi teknis, suasana dicairkan dengan sesi perkenalan diri untuk membangun kepercayaan diri siswa.

​Dalam sesi orientasi, Mei memperkenalkan berbagai perangkat vital studio, di antaranya:

  • Visual & Audio: Kamera profesional, switcher, dan mixer audio.
  • Pendukung Siaran: Sistem pencahayaan (lighting), mikrofon, hingga teleprompter—alat bantu baca naskah yang biasa digunakan presenter berita.

​”Kalian adalah calon presenter hebat di masa depan,” ujar Mei memotivasi para siswa. Ia juga memberikan pembekalan mengenai teknik dasar tampil di depan kamera, mulai dari postur tubuh, arah pandangan mata, hingga cara menjaga fokus bicara.

Simulasi Presenter: Dari Gugup Menjadi Berani

​Puncak acara yang paling dinanti adalah sesi simulasi membacakan berita. Satu per satu siswa berkesempatan berdiri di bawah sorot lampu studio dan menghadap kamera.

​Momen menarik terjadi saat Haven Ramadhan Abiyyu Syaferial (Kelas III) mencoba keberaniannya. Meski sempat terlihat tegang dan gugup, Haven berhasil menyelesaikan naskah beritanya dengan arahan tim teknis. Sementara itu, Orchidea Khaerunnisa Ivory (Kelas VI) tampil memukau dengan intonasi dan ekspresi yang lebih matang.

​Tak mau kalah, siswa kelas bawah pun menunjukkan nyalinya. Thalita Zaahira Putri, siswi kelas I, mengaku sangat senang meski sempat merasa takut.

​”Aku sangat bahagia bisa membacakan berita di studio. Awalnya takut, tapi aku bisa!” serunya bangga.

Menanamkan Rasa Percaya Diri Sejak Dini

​Fancy Anggraini Angwidya menjelaskan bahwa pengalaman langsung di lapangan jauh lebih efektif dibandingkan teori di kelas. Menurutnya, kunjungan ini bertujuan untuk melatih komunikasi dan mentalitas siswa di depan publik.

​”Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi kami dalam melatih keberanian dan rasa percaya diri sejak dini,” ungkap Fancy.

​Kegiatan berakhir pukul 10.30 WIB yang ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui kunjungan industri ini, Sekolah Kreatif Baratajaya membuktikan bahwa belajar tidak harus selalu di dalam kelas, melainkan bisa melalui interaksi langsung dengan dunia profesional.

(Ahmad Mahmudi)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article