
Surabaya, wartapoint – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Aula SMAMDA Tower, Surabaya, pada Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 16 siswa-siswi terbaik dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Dupan turut serta dalam prosesi Wisuda Tahfidz ke-IV tingkat SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) ini menjadi momentum sakral bagi ratusan penghafal Al-Qur’an cilik dari berbagai sekolah di Kota Pahlawan.
Simbol Kesucian Niat dan Dedikasi
Dalam prosesi tersebut, para peserta dari MIM Dupan tampil anggun dan bersahaja dengan balutan busana muslim serba putih yang melambangkan kesucian niat. Penampilan mereka kian berwibawa dengan selempang merah maron yang melingkar di bahu.
Selempang tersebut bukan sekadar aksesori pelengkap prosesi wisuda. Lebih dari itu, kain maron tersebut merupakan simbol perjuangan, ketekunan, dan dedikasi tinggi para siswa dalam menghafal serta menjaga ayat-ayat Allah SWT selama menempuh pendidikan di sekolah.
Apresiasi dan Motivasi PDM Surabaya
Hadir dalam acara tersebut jajaran kepala sekolah serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd. Dalam kesempatan itu, Ridlwan memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian luar biasa para wisudawan.
Melalui sambutannya, ia memberikan motivasi mendalam yang menggetarkan jiwa para hadirin.
“Semangat menghafal Al-Qur’an tidak boleh berhenti di panggung wisuda ini. Cahaya Al-Qur’an harus terus membara dan menjadi pedoman hidup kalian di masa depan,” pesannya.
Sinergi Guru dan Orang Tua
Bagi keluarga besar MIM Dupan, momen kelulusan tahfidz ini menjadi bukti nyata dari sinergi yang kuat antara seluruh elemen sekolah. Keberhasilan 16 siswa ini tidak lepas dari kerja keras para guru yang membimbing tanpa lelah, ketekunan siswa, serta dukungan penuh dan doa dari orang tua.
Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi hadiah “mahkota cahaya” bagi para orang tua di akhirat kelak, melainkan juga melahirkan generasi muda Islam yang berkepribadian Qur’ani dan siap membawa dampak positif bagi masyarakat luas. (Rohim)





