Surabaya, wartapoint – Rangkaian agenda penerimaan rapor angkatan pertama MTs Muhammadiyah 20 Surabaya yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) turut dihadiri oleh Wakil Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gayungan Surabaya. Kehadiran unsur pimpinan cabang ini menegaskan dukungan penuh persyarikatan terhadap tumbuh kembang madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil PCM Gayungan Sumarmono, S.E., hadir memberikan sambutan sekaligus arahan strategis di hadapan para pengajar, komite sekolah, serta orang tua dan wali murid yang memadati area acara.
Apresiasi Langkah Awal dari PCM Gayungan
Mengawali sambutannya, Sumarmono, S.E. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika MTs Muhammadiyah 20 Surabaya. Ia menyebut pencapaian angkatan pertama ini sebagai momentum krusial yang menunjukkan bahwa madrasah ini mampu bersaing dan berkembang dengan cepat.
”Kami dari jajaran PCM Gayungan merasa bangga melihat perkembangan MTs Muhammadiyah 20 Surabaya. Mengelola angkatan pertama itu tidak mudah, tetapi hari ini kita melihat bukti nyata bahwa sinergi yang baik antara sekolah dan wali murid mampu melahirkan hasil yang luar biasa,” ujarnya.
Pentingnya Dukungan Berkelanjutan dari Orang Tua
Sebagai seorang profesional di bidang ekonomi (S.E.), Sumarmono juga menekankan bahwa investasi terbaik yang diberikan orang tua kepada anak-anak mereka adalah pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
Ia mengajak para wali murid di lingkungan PCM Gayungan dan sekitarnya untuk terus memercayakan dan mendukung program-program madrasah, tidak hanya dari segi materiil tetapi juga moril, demi keberlanjutan fasilitas dan mutu belajar siswa.
Komitmen PCM Gayungan dalam Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)
Menutup arahannya, Wakil PCM Gayungan tersebut menegaskan komitmen cabang untuk terus mengawal, memfasilitasi, dan mempromosikan MTs Muhammadiyah 20 Surabaya agar semakin dikenal luas oleh masyarakat, khususnya di wilayah Gayungan dan sekitarnya. Pihak cabang berharap madrasah ini dapat melahirkan kader-kader persyarikatan yang unggul di bidang akademis sekaligus kokoh secara aqidah. (yupan)





