Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PCM Gayungan Listianah Apresiasi Capaian Akademik Perdana MTs Muhammadiyah 20

Must read

Surabaya, wartapoint – Agenda penerimaan rapor angkatan pertama MTs Muhammadiyah 20 Surabaya pada Jumat (19/6/2026) menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian mutu pendidikan madrasah. Hadir memberikan arahan dan evaluasi akademis, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Gayungan Listianah, S.E.I., M.Pd.

​Kehadirannya di tengah-tengah para guru dan wali murid menegaskan komitmen Majelis Dikdasmen dalam mengawal standardisasi dan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah Muhammadiyah bawah naungan PCM Gayungan.

Pujian untuk Standar Mutu Pembelajaran

​Dalam sambutannya, Listianah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kelancaran proses belajar-mengajar selama satu tahun penuh ini. Menurutnya, melahirkan angkatan pertama dengan fondasi akademik yang kuat adalah sebuah prestasi tersendiri bagi jajaran asatidzah (para guru).

​”Sebagai angkatan pertama, anak-anak kita telah menunjukkan adaptasi luar biasa terhadap sistem pembelajaran di MTs Muhammadiyah 20 Surabaya. Rapor yang diterima hari ini adalah cerminan dari kerja keras kolektif antara guru, siswa, dan orang tua,” ujar Listianah.

Pentingnya Keseimbangan Ilmu Umum, Agama, dan Karakter

​Berlatar belakang pendidikan Islam dan manajemen pendidikan, Listianah menekankan bahwa fungsi Majelis Dikdasmen & PNF adalah memastikan madrasah tidak hanya unggul secara literasi sains-teknologi, tetapi juga kokoh dalam pembentukan karakter Islami dan kemandirian siswa (nonformal).

​Ia mengingatkan bahwa hasil evaluasi semester ini harus menjadi pijakan bagi madrasah untuk terus meningkatkan inovasi pembelajaran pada tahun ajaran baru mendatang, agar daya saing sekolah terus meningkat di wilayah Gayungan dan Surabaya pada umumnya.

Sinergi Tiga Pilar Pendidikan

​Menutup arahannya, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PCM Gayungan tersebut mengingatkan kembali esensi sinergi tiga pilar pendidikan: sekolah, orang tua, dan lingkungan persyarikatan. Ia mengajak wali murid untuk terus aktif berkomunikasi dengan pihak madrasah demi memantau perkembangan bakat dan minat anak secara berkelanjutan. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article