Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Sambut Tahun Ajaran Baru, SD Muhammadiyah 10 Surabaya Matangkan Administrasi dan Mutu Pembelajaran

Must read

Surabaya, Wartapoint-Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran, penguatan administrasi kelas, serta kualitas pelayanan pendidikan, SD Muhammadiyah 10 Surabaya (Mumtas) menggelar kegiatan pembinaan guru dan karyawan yang dirangkaikan dengan pra rapat kerja tahun ajaran 2026–2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di ruang kelas 1 Ar-Rahman dengan diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Suasana pagi itu tampak berbeda. Para guru hadir dengan membawa laptop dan perangkat kerja masing-masing. Mereka tidak hanya mengikuti pembinaan secara teoritis, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan langsung penyusunan administrasi pembelajaran yang akan digunakan pada tahun ajaran baru.

Kepala SD Muhammadiyah 10 Surabaya, M. Khoirul Anam, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus mempersiapkan layanan pendidikan yang lebih baik.

“Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang berkualitas, memperkuat administrasi kelas, serta menyiapkan berbagai perangkat pembelajaran sebagai bekal menyambut tahun ajaran baru 2026–2027. Harapannya, seluruh guru memiliki pemahaman yang sama sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih terarah, efektif, dan berpusat pada peserta didik,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, yakni Ikmah Muawib, S.Pd., M.M., pengawas sekolah yang berpengalaman dalam pembinaan dan pengembangan mutu pendidikan.

Sebelum memaparkan materi inti, Bunda Ikmah—sapaan akrabnya—mengajak peserta memahami landasan hukum penyelenggaraan pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa proses pembelajaran di sekolah harus mengacu pada berbagai regulasi pendidikan, di antaranya Standar Nasional Pendidikan yang mencakup standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar kompetensi lulusan, serta berbagai kebijakan terbaru terkait implementasi kurikulum.

Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi menjadi fondasi penting agar guru mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sekaligus memenuhi standar mutu pendidikan.

Pada sesi utama, Bunda Ikmah menjelaskan secara rinci tentang penyusunan administrasi kelas, mulai dari memahami Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), hingga menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Ia juga mengaitkan penyusunan perangkat ajar dengan penguatan literasi dan numerasi yang saat ini menjadi fokus utama peningkatan kualitas pendidikan.

Yang menarik, para guru tidak hanya mendengarkan paparan materi. Mereka langsung diajak mempraktikkan penyusunan CP, TP, dan ATP sesuai mata pelajaran dan jenjang kelas masing-masing. Diskusi berlangsung aktif dan penuh antusias. Para peserta saling bertukar ide serta berdiskusi mengenai strategi pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa.

Melalui kegiatan pembinaan ini, SD Muhammadiyah 10 Surabaya menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme guru. Dengan perencanaan pembelajaran yang matang dan administrasi kelas yang tertata, sekolah berharap dapat menghadirkan proses belajar yang lebih berkualitas serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik pada tahun ajaran 2026–2027.

(Abi Saffa)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article