Fortasi Spemma 2026: 232 Siswa Baru Ikuti Deklarasi Pelajar Hebat dan Sehat Bermedia Sosial

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) resmi membuka kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) tahun ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Diikuti oleh 232 siswa baru, pembukaan Fortasi kali ini langsung diwarnai dengan aksi nyata berupa Deklarasi Pelajar Hebat, Sehat Bermedia Sosial.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk respons nyata sekolah terhadap tantangan zaman digital, yang diselaraskan dengan tema besar Fortasi Spemma tahun ini, yakni “Smart Digital, Safe Social, and Positive Impact”.

​Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Misbach Noehruddin, S.Si., M.M., menegaskan bahwa di era sekarang, kecerdasan digital harus berjalan beriringan dengan akhlak yang mulia. Melalui deklarasi ini, pihak sekolah ingin membentengi dan mengarahkan para siswa agar bijak sejak hari pertama sekolah.

​”Tantangan anak-anak kita saat ini bukan lagi sekadar adaptasi lingkungan sekolah baru, melainkan bagaimana mereka berinteraksi di dunia digital. Melalui tema Smart Digital, Safe Social, and Positive Impact, kami ingin 232 siswa baru Spemma berkomitmen menjadi pelajar yang cerdas teknologi, aman dalam bersosial media, dan mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Misbach Noehruddin, Senin (13/7/2026).

​Dalam pembacaan Deklarasi Pelajar Hebat dan Sehat Bermedia Sosial tersebut, ratusan siswa baru Spemma bersama-sama menyatakan komitmennya untuk:

  • ​Menggunakan perangkat digital secara cerdas (smart digital) untuk mendukung proses belajar dan menambah wawasan.
  • ​Menjaga keamanan dan etika dalam berinteraksi di dunia maya (safe social), termasuk menolak segala bentuk perundungan siber (cyberbullying), hoaks, dan ujaran kebencian.
  • ​Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten kreatif dan inspiratif yang memberikan dampak positif (positive impact) bagi masyarakat.

​Rangkaian Fortasi Spemma 2026 ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Selain pembekalan mengenai literasi digital, para siswa juga akan dikenalkan dengan kultur ibadah sekolah, pengenalan organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta berbagai ekstrakurikuler unggulan guna menggali potensi terbaik mereka. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article