Hari Pertama Sekolah, MI Muhammadiyah 28 Surabaya Hadirkan “Naruto” untuk Sambut Siswa Baru

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana hari pertama masuk sekolah di MI Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan) berlangsung meriah, Senin (13/7/2026). Untuk mencairkan suasana dan mengurangi rasa cemas peserta didik baru, pihak madrasah menghadirkan tiga karakter ikonik dari serial animasi populer Jepang, Naruto.

​Kehadiran tiga karakter—yakni Naruto, Sasuke, dan perwakilan organisasi Akatsuki—yang diperankan langsung oleh para guru di halaman madrasah sukses menarik perhatian para murid kelas I Tahun Ajaran 2026/2027.

​Langkah kreatif ini sengaja diambil untuk memberikan kesan pertama yang hangat, ramah, dan menyenangkan bagi anak-anak yang baru saja bertransisi dari jenjang taman kanak-kanak.

​Cairkan Suasana Canggung lewat Cosplay

​Sejak pagi, seluruh guru dan tenaga kependidikan telah bersiap menyambut kedatangan para murid beserta orang tua dengan menerapkan prinsip senyum, salam, dan sapa.

​Namun, kehadiran para guru yang berkostum (cosplay) ala karakter ninja tersebut menjadi pembeda utama. Murid-murid baru yang semula tampak pemalu dan canggung perlahan mulai berani berinteraksi.

​Banyak di antara mereka yang tersenyum ceria, melambaikan tangan, hingga mengantre untuk berfoto bersama karakter favorit mereka sebelum melangkah masuk ke dalam ruang kelas.

​Bagian dari Masa Ta’aruf Murid Madrasah

​Aksi teatrikal edukatif ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah), sebuah program pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru di MIM Dupan.

​Melalui MATAMUDA, para siswa baru akan dikenalkan secara bertahap kepada para guru, teman sekelas, budaya madrasah, tata tertib, serta fasilitas belajar yang akan mereka gunakan selama enam tahun ke depan.

​Pihak sekolah menegaskan bahwa kehadiran karakter-karakter tersebut bukan sekadar hiburan visual. Lebih dari itu, metode ini menjadi media pendekatan psikologis yang inovatif untuk membangun kedekatan emosional antara guru dan murid sejak hari pertama.

​Komitmen Lingkungan Belajar yang Menyenangkan

​Melalui inovasi penyambutan ini, MI Muhammadiyah 28 Surabaya ingin mengirimkan pesan bahwa proses belajar-mengajar di madrasah dapat dikemas secara kreatif, interaktif, dan penuh kehangatan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami.

​Pengalaman awal yang berkesan ini diharapkan mampu memicu semangat belajar, mendongkrak rasa percaya diri anak, sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap lingkungan madrasah.

​Dengan mengusung pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik, MIM Dupan berkomitmen untuk terus menyediakan ruang belajar yang Islami, aman, dan nyaman guna mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter. (Tiris)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article