
Surabaya, wartapoint – Rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) bagi siswa baru SMP Muhammadiyah 11 (Muven) Surabaya resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Setelah berlangsung dinamis sejak Senin lalu, acara penutupan ini menjadi puncak masa adaptasi yang dikemas secara edukatif, apresiatif, dan penuh dengan kreativitas.
Suasana penutupan berlangsung semarak dengan dihadirkannya panggung inagurasi. Secara bergantian, setiap gugus menampilkan unjuk bakat kreatif mereka guna memupuk rasa kebersamaan, rasa percaya diri, serta kekompakan antarsiswa yang baru saja bergabung dalam keluarga besar SMP Muven.
Kemeriahan semakin memuncak saat berbagai organisasi ekstrakurikuler unggulan sekolah turut unjuk aksi di hadapan para siswa baru. Mulai dari seni bela diri, kepanduan, hingga bidang kesenian tampil memukau guna mengenalkan wadah penyaluran minat dan bakat yang dapat diikuti siswa selama menempuh studi.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kedisiplinan yang ditunjukkan para peserta selama sepekan penuh, panitia mengumumkan sekaligus membagikan hadiah untuk kategori gugus terbaik, yang langsung disambut sorak sorai antusiasme dari para siswa.
Tiga Pesan Karakter dari Wakil Kepala Sekolah
Acara Fortasi 2026 ini ditutup secara resmi oleh Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Ustadzah Ika Ristanti, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara.
Pada kesempatan tersebut, Ustadzah Ika menitipkan tiga pesan karakter penting yang wajib dijadikan pedoman hidup bagi seluruh siswa baru selama menempuh pendidikan di SMP Muven:
- Tetap Jaga Kedisiplinan dan Etika: Kecerdasan akademis tidak akan berarti tanpa adanya kedisiplinan diri dan akhlak yang mulia. Menghormati guru, orang tua, dan sesama teman adalah pondasi utama karakter seorang pelajar.
- Jangan Takut Mencoba Hal yang Baik: Siswa didorong untuk berani keluar dari zona nyaman dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan positif di sekolah, baik akademik maupun nonakademik, guna menggali potensi diri secara maksimal.
- Jadilah Pembelajar yang Tangguh: Siswa diharapkan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan belajar atau tantangan adaptasi, melainkan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat.
“Fortasi ini adalah pintu gerbang awal. Perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Pegang teguh kedisiplinan, jagalah etika kalian, jangan pernah takut mencoba hal-hal baik yang ada di sekolah ini, dan jadilah pembelajar tangguh yang tidak mudah menyerah oleh keadaan,” tegas Ustadzah Ika Ristanti dalam pidato penutupnya, Jumat (17/7/2026).
Dengan berakhirnya gelaran Fortasi 2026, seluruh siswa baru SMP Muhammadiyah 11 Surabaya kini telah resmi bersiap untuk memulai kegiatan belajar mengajar reguler. Mereka melangkah ke kelas dengan membawa bekal nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan penguatan akhlak mulia yang selaras dengan komitmen sekolah. (yupan)





