
Surabaya, wartapoint – Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 di SD Muhammadiyah 3 resmi ditutup. Acara penutupan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3, Bapak M. Ali Imron, S.Ag., berlangsung dengan penuh keceriaan, semangat, dan antusiasme tinggi.
Berbeda dari biasanya, penutupan MPLS kali ini dikemas secara unik dengan mengusung tema “Piala Dunia”. Atmosfer lapangan sekolah seketika berubah layaknya perhelatan sepak bola internasional karena seluruh peserta didik, guru kelas, hingga Guru dan Karyawan (Gukar) kompak mengenakan jersey sepak bola dari berbagai negara. Warna-warni jersey ini tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga membawa filosofi penting bagi para siswa.
“Tema ini sengaja diusung untuk menumbuhkan semangat sportivitas, persaudaraan yang erat, serta kebersamaan di antara seluruh warga sekolah sejak hari pertama mereka melangkah di sini,” ujar Bapak M. Ali Imron dalam sambutannya.
Unjuk Bakat Lewat Talent Show dan Yel-Yel Kreatif
Kemeriahan acara semakin memuncak saat memasuki sesi Talent Show. Dengan penuh rasa percaya diri, para peserta didik baru unjuk gigi menampilkan bakat terbaik mereka di hadapan guru dan orang tua. Mulai dari menyanyi, membaca puisi, hafalan Quran (tahfidz), hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya sukses memukau seluruh hadirin.
Tidak mau kalah, kekompakan kakak kelas dari kelas 4 hingga 6 turut membakar semangat lewat penampilan yel-yel kreatif. Setiap kreasi yang ditampilkan menggambarkan keberanian, kekompakan, dan rasa percaya diri sebagai cerminan generasi Qur’ani yang berkemajuan.
Bekal Awal Menuju Prestasi Terbaik
Penutupan yang meriah ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah yang telah berlangsung secara efektif selama lima hari. Melalui berbagai program yang edukatif, menyenangkan, dan bermakna, para siswa baru kini telah lebih siap beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.
Dengan berakhirnya masa orientasi ini, SD Muhammadiyah 3 berharap semangat, keberanian, dan keceriaan yang telah terbangun selama sepekan dapat menjadi bekal utama bagi seluruh peserta didik. Langkah awal ini diharapkan mampu mengantarkan mereka menjadi generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga siap mengukir prestasi terbaik di masa depan. (Ulfa)





