
Surabaya, wartapoint – Rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi siswa kelas I MI Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Penutupan yang berlangsung meriah di halaman madrasah ini sekaligus menandai dimulainya lembaran baru Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh semangat dan keceriaan.
Selama sepekan penuh, para murid baru telah dibekali dengan berbagai kegiatan edukatif. Mulai dari pengenalan lingkungan madrasah, pembentukan karakter, hingga pembelajaran life skill (keterampilan hidup). Acara penutupan ini menjadi puncak dari masa orientasi sekaligus gerbang awal perjalanan akademis mereka di bangku madrasah.
Simbolisasi Harapan dan Cita-Cita
Acara inti penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah, Ustadz Kadafi. Dalam sambutannya, beliau membakar semangat para siswa untuk menyongsong tahun ajaran baru.
“Mari kita memulai tahun pelajaran ini dengan semangat belajar yang tinggi, akhlak yang baik, serta rasa syukur yang mendalam atas kesempatan menuntut ilmu di madrasah ini,” ujar Ustadz Kadafi.
Momen yang paling dinantikan pun tiba ketika seluruh murid kelas I dan para guru berkumpul di lapangan. Secara serentak, mereka meletuskan balon bersama-sama sebagai simbolisasi resminya berakhir masa pengenalan lingkungan sekolah.
Tak berselang lama, suasana halaman madrasah berubah menjadi lautan warna-warni saat anak-anak menerbangkan pesawat kertas buatan mereka sendiri ke udara. Pesawat-pesawat kertas yang melayang tinggi tersebut menjadi lambang dari harapan, doa, dan cita-cita tinggi yang siap mereka raih di MIM Dupan. Sorak gembira dan senyum ceria terpancar jelas dari wajah para siswa baru.
Siap Cetak Generasi Islami dan Berprestasi
Melalui pembiasaan positif selama masa MATAMUDA, para murid baru diharapkan tidak hanya mampu beradaptasi dengan guru dan teman baru, tetapi juga lebih mandiri dan percaya diri saat memulai kegiatan belajar-mengajar efektif di kelas.
Pihak MI Muhammadiyah 28 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi tumbuh kembang siswa. Dengan sinergi yang kuat antara pihak madrasah, guru, dan orang tua, MIM Dupan optimistis dapat terus mencetak generasi muda yang Islami, berprestasi, dan berkarakter mulia sesuai dengan visi besar madrasah. (Tiris/yupan)





