
Surabaya, wartapoint — MTs Muhammadiyah 20 Surabaya sukses menggelar kegiatan sosialisasi bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Timur. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen sekolah mewujudkan model pendidikan modern boarding school yang berkemajuan.
Mengusung semangat kolaborasi dan filantropi Islam, sinergi ini berfokus pada penguatan fasilitas, peningkatan kualitas program pembelajaran, serta penyediaan sarana pembinaan yang representatif bagi seluruh ekosistem madrasah.
Memperkuat Karakter Melalui Concept “Sekolah Rasa Pesantren”
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Surabaya, Dyn Fikrullah, M.Pd. menegaskan bahwa transformasi menuju sekolah berbasis asrama (boarding school) memerlukan dukungan konkrit dan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk lembaga zakat dan filantropi.
Melalui pendekatan bertagline #sekolahrasapesantren, madrasah tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan umum dan keagamaan, tetapi juga pada pembentukan karakter santri yang mandiri, disiplin, serta berakhlakul karimah.
”Sinergi dengan Lazismu Jawa Timur ini merupakan langkah nyata kami dalam menghadirkan fasilitas belajar dan pembinaan asrama yang representatif. Kami ingin mencetak generasi berkemajuan yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Langkah Nyata Pemerataan dan Mutu Pendidikan
Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat sambutan antusias dari jajaran guru, pengurus, hingga tenaga kependidikan di lingkungan MTs Muhammadiyah 20. Melalui berbagai program kemitraan strategis, Lazismu Jatim berkomitmen untuk membersamai langkah madrasah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, memperkuat sarana prasarana asrama, serta membantu pemerataan mutu pendidikan bagi para santri.
Dengan mengusung kampanye #modernboardingschool dan #mts-mbs, MTs Muhammadiyah 20 optimis mampu berkembang menjadi institusi pendidikan Islam pilihan utama. Sekolah ini hadir memadukan keunggulan akademik, kemandirian pola pesantren, serta tata kelola lembaga modern yang profesional. (yupan)





