
Surabaya, wartapoint — Hari kedua peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya berlangsung semarak pada Kamis (10/9/2026). Sebanyak 86 santri yang terdiri dari 69 anak TK A dan 17 anak KB Aisyiyah 48 Kenjeran hadir untuk mengikuti kegiatan olahraga interaktif sekaligus mengenal lebih dekat lingkungan MIM 25 Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.30 WIB ini mengusung konsep bermain sambil belajar. Suasana berjalan cair dan penuh keceriaan. Anak-anak tidak hanya diajak aktif bergerak, tetapi juga dilatih untuk berani mencoba hal baru, mematuhi aturan, bekerja sama, serta berinteraksi dengan teman-temannya.
Jelajah Empat Pos Olahraga
Rangkaian acara diawali dengan baris bersama, doa, serta Senam Anak Indonesia Hebat dan Senam Kreasi. Setelah pembukaan, peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk menjelajahi empat pos olahraga yang telah disiapkan panitia, yaitu:
- Pos Panahan: Melatih fokus dan konsentrasi.
- Pos Halang Rintang: Mengasah keberanian dan motorik.
- Pos Futsal & Pos Basket: Mengenalkan aktivitas fisik sekaligus memupuk kerja sama tim.
Setiap kelompok menyusuri rute yang berbeda sehingga seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang merata dan bermakna di setiap pos.
Sinergi Kuat Pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah
Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rombongan TK-KB Aisyiyah 48 Kenjeran. Ia menegaskan bahwa kegiatan bersama ini merupakan upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.
Dukungan senada disampaikan oleh Kepala TK Aisyiyah 48, Ustadzah Anik Hariati, S.Th.I. Menurutnya, momentum ini adalah bentuk nyata sinergi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Aisyiyah dan Muhammadiyah, baik dari segi program maupun keselarasan kurikulum dan hafalan.
Wakil Kepala MIM 25, Ustadzah Fuadah, S.Pd., menambahkan bahwa integrasi program sekolah Muhammadiyah—mulai dari tingkat KB/TK se-Kecamatan Kenjeran, MIM 25, hingga SMP Muhammadiyah 15—harus terus diperkuat agar dapat saling mendukung dan menularkan praktik-praktik baik.
Apresiasi juga datang dari wali murid. Mama Rafka, salah satu orang tua siswa, mengaku senang melihat antusiasme anak-anak yang mendapatkan pengalaman baru di lingkungan madrasah.
Animo SPMB dan Program Super Inden
Kegiatan Haornas ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan sekolah bagi para calon wali murid. Salah satu cerita menarik datang dari Zefanya Arra Purwanto yang langsung mendaftarkan diri pada program Super Inden Tahun Ajaran 2028/2029 di MIM 25 Surabaya setelah menikmati seluruh rangkaian acara.
Ketua Panitia SPMB MIM 25 Surabaya, Ustadzah Rohim Hasanah, menjelaskan perkembangan penerimaan peserta didik baru:
- SPMB TA 2027/2028: Memasuki jalur extra time dengan capaian 86 siswa (tersisa kuota untuk satu kelas).
- Super Inden TA 2028/2029: Resmi dibuka untuk umum bagi para orang tua yang ingin mengamankan kursi putra-putrinya lebih awal.
Menutup Hari dengan Kebersamaan
Rangkaian acara diakhiri dengan sesi makan bersama. Anak-anak berkumpul dengan ceria sembari saling menceritakan pengalaman dan permainan favorit mereka selama kegiatan.
Lebih dari sekadar peringatan Haornas, agenda ini sukses menjadi jembatan silaturahmi dan sinergi berkelanjutan antara TK-KB Aisyiyah 48 Kenjeran dan MI Muhammadiyah 25 Surabaya dalam mencetak generasi yang sehat, aktif, percaya diri, dan beradab. (Siti Islaha)





