
Surabaya, wartapoint — Empat siswa Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang futsal tingkat kota. Membela tim Famas Futsal Akademi, mereka sukses menyabet gelar Juara 2 Futsal A3 Cup Anniversary 11th Abhinaya Azka Aldric U-9 pada Sabtu (19/9/2026).
Empat talenta muda yang memperkuat tim tersebut adalah Fillio Farzanah Prasetyo (kelas 3 Al Khawarizmi), Alfatih Nazriel Andromeda (kelas 3 Al Farazi), Abror Sabil Alkhalifi (kelas 2 Al Farabi), dan Rayyan Alfarizqi Buchori (kelas 2 Al Jazari). Keikutsertaan mereka dalam turnamen ini tidak lepas dari kepercayaan staf kepelatihan, Miqdad Lazuardi I.
Perjuangan Sengit hingga Laga Puncak
Perjalanan Famas Futsal Akademi hingga mencapai partai pamungkas diwarnai perjuangan ekstra. Di babak knock-out, anak-anak asuhan Miqdad harus bekerja keras menundukkan lawan-lawannya sebelum akhirnya mengamankan tiket ke babak final.
Laga puncak yang digelar di lapangan olahraga SMP Muhammadiyah 9, Jojoran, Gubeng, berlangsung dalam tensi tinggi. Berhadapan dengan Sekolah Futsal Surabaya, kedua tim saling kejar-kejaran angka hingga menit terakhir.
Famas Futsal Akademi harus merelakan gelar juara setelah kalah tipis dengan skor akhir 8-9. Meski harus puas menempati posisi runner-up, performa solid yang ditunjukkan sepanjang turnamen tetap menjadi catatan manis.
Apresiasi dan Pemacu Semangat
Pelatih Famas Futsal Akademi sekaligus KAUR Kesiswaan SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Miqdad, mengapresiasi tinggi daya juang para anak asuhnya.
”Kemenangan bukan semata-mata berbicara terkait skor pertandingan, melainkan juga menunjukkan keberanian siswa untuk berkompetisi dan menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan,” ujar Miqdad kepada media wartapoint.id., Kamis (1/10/2026).
Ia berharap pencapaian ini dapat memicu motivasi bertanding para siswa di ajang-ajang berikutnya. “Ini suatu prestasi yang sangat membanggakan dan tentu perlu kita syukuri kepada Allah SWT. Sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada siswa yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga,” lanjutnya.
Respons positif juga disampaikan oleh salah satu pemain, Fillio Farzanah Prasetyo. Bagi Fillio, kegagalan meraih podium tertinggi di tingkat Surabaya justru menjadi bahan pelajaran berharga untuk melangkah lebih jauh.
”Prestasi ini tentunya akan menjadi evaluasi bagi saya maupun teman-teman di Famas Futsal Akademi untuk senantiasa berprestasi, baik di kompetisi sejenis maupun tingkat yang lebih tinggi nantinya,” tutur Fillio.
Penulis: Habib Amrullah





