Edukatif! Jurnalis Cilik MIM 27 Surabaya Ulas Sejarah dan Makna Hari Pos Sedunia

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Suasana ruang kelas 3 A MI Muhammadiyah 27 Surabaya tampak berbeda dan penuh semangat pada Jumat (9/10/2026). Dalam rangka memperingati Hari Pos Sedunia, salah satu jurnalis cilik MI Muhammadiyah 27 Surabaya, Raisyah Nabilah Putri Sya’ban, melakukan aksi wawancara bersama rekannya, Jenqueena Almahira, untuk mengulas pentingnya peranan layanan pos di seluruh dunia.

​Dalam sesi wawancara seru tersebut, Raisyah mengajukan serangkaian pertanyaan seputar dunia perposan yang berhasil dijawab dengan lugas oleh Jenqueena.

​Mengawali ulasannya, Jenqueena menjelaskan bahwa Hari Pos Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Pemilihan tanggal ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk memperingati sejarah berdirinya organisasi pos dunia bernama Universal Postal Union (UPU) di kota Bern, Swiss, pada 9 Oktober 1874 silam.

​”Tugas utama kantor pos adalah membantu mengantar surat, kartu pos, paket barang, dan dokumen dari satu tempat ke tempat lain agar sampai dengan aman,” ungkap Jenqueena saat ditanya mengenai peran vital kantor pos. Ia juga menambahkan bahwa sosok yang berjasa mengantarkan surat dan paket tersebut hingga sampai ke rumah-rumah adalah Pak Pos atau Bu Pos (Tukang Pos / Kurir Pos).

​Lebih lanjut, dalam wawancara tersebut juga dibahas mengenai tata cara pengiriman surat melalui pos. Jenqueena mengingatkan bahwa setiap amplop surat yang akan dikirim wajib ditempeli prangko. Prangko ini berfungsi penting sebagai bukti bahwa pengirim telah membayar biaya pengiriman.

​Selain itu, hal penting yang tidak boleh dilupakan saat menulis surat adalah informasi di luar amplop. “Di luar amplop wajib ditulis nama dan alamat lengkap penerima beserta kode posnya, serta nama dan alamat lengkap pengirim,” terangnya. Pencantuman Kode Pos sangat penting agar Pak Pos dapat lebih cepat dan mudah menemukan daerah tempat tinggal tujuan.

​Di Indonesia sendiri, layanan pos resmi yang dikelola oleh negara dijalankan oleh PT Pos Indonesia.

​Di akhir wawancara, Raisyah dan Jenqueena menyampaikan pesan berkesan bagi seluruh siswa MI Muhammadiyah 27 Surabaya. Peringatan Hari Pos Sedunia ini mengingatkan kita semua untuk senantiasa menghargai jasa para petugas pos yang telah menghubungkan banyak orang di berbagai belahan dunia, sekaligus mengajak para siswa untuk terus melatih keterampilan menulis surat dan kartu ucapan. (Tim jurnalis cilik MI Muhammadiyah 27 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article