
Surabaya, wartapoint – Peristiwa kebakaran melanda tempat usaha fotokopi Al Yaubi dan sebuah warung Madura di Jalan Kedinding Lor, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Sabtu (24/10/2026) sore.
Berdasarkan laporan jurnalis cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Balqis Alfairus, yang berada di lokasi kejadian, peristiwa memilukan tersebut terjadi menjelang waktu magrib, sekitar pukul 17.00 WIB. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dan memicu kepanikan warga di sekitar lokasi yang berada di seberang antara Gang Seruni dan Gang Dahlia.
Diduga Berasal dari Lantai Dua
Menurut keterangan warga sekitar, titik api diduga pertama kali muncul dari lantai dua bangunan fotokopi Al Yaubi akibat korsleting pada pendingin ruangan (AC) serta mesin cetak yang mengalami panas berlebih (overheat).
Suhu udara Surabaya yang cukup menyengat pada sore itu diduga turut mempercepat kobaran api. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan lantai dua sebelum akhirnya merambat ke lantai dasar.
Beruntung, para karyawan yang berada di lantai satu berhasil menyelamatkan diri tepat waktu. Kendati demikian, sejumlah unit sepeda motor milik karyawan yang terparkir di lokasi tidak sempat diselamatkan dan terbakar.
Api Merambat ke Warung Madura dan Lakukan Pemadaman Listrik
Kencangnya hembusan angin membuat kobaran api kian membesar hingga merambat ke bangunan warung Madura yang berdempetan di sampingnya. Barang-barang dagangan yang mudah terbakar, termasuk tabung gas LPG dan bahan bakar minyak (BBM) eceran, membuat api berkobar semakin ganas.
Pemilik warung dilaporkan hanya sempat menyelamatkan kotak uang tunai sebelum melarikan diri ke area aman.
Untuk mengantisipasi bahaya penyebaran api melalui jaringan kabel listrik, pihak PLN segera memadamkan aliran listrik di sepanjang jalan dan permukiman warga setempat. Kondisi jalanan yang gelap sempat membuat warga ekstra waspada menjaga kediaman masing-masing.
8 Unit PMK Dikerahkan
Sebanyak 7 hingga 8 unit armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya beserta unit ambulans dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Arus lalu lintas di jalan utama sempat ditutup total dan dialihkan ke gang-gang kecil akibat penumpukan kendaraan serta tebalnya asap di sekitar lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api utama sekitar pukul 18.01 WIB. Meski demikian, pembasahan dan penyisiran area terus dilakukan hingga malam hari untuk memastikan tidak ada sisa api di dalam struktur bangunan yang hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Musibah kebakaran ini menjadi pengingat bagi warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan potensi bahaya kebakaran di tengah cuaca panas.
Laporan oleh: Balqis Alfairus (Jurnalis Cilik Kelas 6B MI Muhammadiyah 25 Surabaya)





