SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Sabet Dua Gelar Juara Sekaligus di Ajang MTQ Aksi PAI 2026

Must read

- Advertisement -

Mojokerto, wartapoint — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto (Spemusa) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se-Kota Mojokerto. Untuk pertama kalinya, sekolah tersebut berhasil memborong dua piala sekaligus dalam kompetisi yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Aksi Pendidikan Agama Islam (PAI).

​Lomba bergengsi yang mempertemukan 19 peserta terbaik dari berbagai sekolah negeri dan swasta ini dihelat di lantai 2 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto pada Senin (26/10/2026).

​Dalam kompetisi tersebut, dua siswi kelas IX Spemusa sukses mengharumkan nama sekolah. Ananda Ranaufa Feby Auliya keluar sebagai Juara 2, sementara posisi Juara 3 diraih oleh rekan seangkatannya, Ananda Azizah Faricha Garneta. Keduanya dikenal sebagai santri yang sehari-hari aktif menimba ilmu di Rumah Tahfidz Muhammadiyah Kota Mojokerto.

​Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto, Nuril Jannah, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian historis ini. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan tonggak sejarah baru bagi Spemusa di bidang MTQ yang diselenggarakan oleh Kemenag Kota Mojokerto.

​”Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Siapa pun bisa meraih juara, asalkan diimbangi dengan latihan yang maksimal. Kuncinya adalah kegigihan, kemauan kuat, memaksimalkan ikhtiar, serta menguatkan tawakal,” ujarnya.

​Di balik kesuksesan tersebut, tersimpan proses pembinaan yang konsisten. Pembina Tilawah Spemusa, Sholikhatun, menceritakan bahwa raihan gemilang ini bukan hasil yang instan. Prestasi ini lahir dari program pembinaan rutin yang diintegrasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah maupun pembinaan intensif di Rumah Tahfidz Muhammadiyah.

​”Saya sangat bahagia mendengarnya. Sekolah Muhammadiyah bisa kembali menorehkan prestasi membanggakan dan menjuarai lomba MTQ di tingkat Kota Mojokerto,” tutur Sholikhatun dengan nada haru.

​Hingga saat ini, rangkaian kompetisi dalam ajang Aksi PAI masih terus berlangsung. Sejumlah cabang perlombaan lain yang turut dipertandingkan meliputi lomba video kreatif, poster digital, pidato Bahasa Indonesia, olimpiade PAI, festival banjari, hingga seni kaligrafi.

​Pihak sekolah menyatakan keikutsertaan Spemusa dalam seluruh cabang lomba tersebut bertujuan untuk menjadi wadah penyaluran bakat dan potensi peserta didik agar dapat berkembang optimal serta berprestasi di kancah yang lebih luas. Keluarga besar Spemusa pun berharap ikhtiar ini berbuah manis dan kembali mendulang hasil maksimal pada sisa cabang lomba yang lain.

​Oleh: Ril Abdhi

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article