Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Wednesday, June 3, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya Bedah Keunggulan Media Online dalam Kelas Jurnalistik

Must read

Surabaya, wartapoint – Perkembangan teknologi digital menjadi bahasan menarik dalam kelas jurnalistik di SD Muhammadiyah 22 Surabaya pada Selasa (7/4/2026). Dalam sesi praktik wawancara, para siswa mendalami bagaimana media online telah merevolusi cara masyarakat mengonsumsi informasi di era modern.

​Irdina Faustin Zafvrinariva, yang bertindak sebagai pewawancara, menggali perspektif dari rekan sesama siswa, Bintang Viviano Pabaya, mengenai nilai-nilai positif yang ditawarkan oleh platform digital dibandingkan media konvensional.

​Dalam keterangannya, Bintang menjelaskan bahwa aspek kecepatan menjadi keunggulan utama. Menurutnya, media online memungkinkan sebuah peristiwa diakses oleh pembaca hanya dalam hitungan detik setelah kejadian berlangsung.

​”Media online bekerja secara real-time. Kita tidak perlu menunggu hari esok untuk mengetahui apa yang terjadi saat ini,” ujar Bintang di hadapan peserta kelas jurnalistik.

​Selain faktor kecepatan, diskusi tersebut merumuskan beberapa poin penting yang membuat media online unggul, di antaranya:

  • Akses Tanpa Batas: Informasi dapat dijangkau oleh siapa saja dan di mana saja selama tersedia koneksi internet, tanpa terkendala distribusi fisik.
  • Interaktivitas Tinggi: Adanya kolom komentar dan fitur berbagi membuat pembaca tidak hanya menjadi objek pasif, tetapi bisa terlibat dalam diskusi dan penyebaran informasi.
  • Kekuatan Multimedia: Artikel online dinilai lebih menarik karena mampu menggabungkan teks, galeri foto, video, hingga infografis interaktif dalam satu wadah.
  • Ramah Lingkungan: Operasional digital jauh lebih efisien karena meniadakan penggunaan kertas dan tinta, sehingga berdampak positif bagi pelestarian alam.

​Lebih lanjut, Bintang juga menyoroti kemudahan pembaruan data (updating). Jika terdapat perkembangan terbaru dari sebuah isu, editor dapat langsung merevisi artikel tersebut tanpa harus menunggu siklus terbit baru.

​”Personalisasi informasi juga sangat membantu. Kita bisa memilih topik yang benar-benar kita minati, sehingga informasi yang masuk lebih relevan dengan kebutuhan kita,” pungkasnya.

​Sesi kelas jurnalistik ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam bagi para siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memahami ekosistem media digital secara cerdas dan kritis.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article