
Madiun, wartapoint – Slogan “Tiada Hari Tanpa Prestasi” bukan sekadar hiasan dinding bagi SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX). Sekolah yang dikenal dengan pembinaan keberbakatannya ini kembali menambah koleksi trofi melalui cabang olahraga (cabor) polo air.
Dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Polo Air yang dihelat di Kabupaten Madiun pada 23–26 April, para atlet SMAMX yang memperkuat tim Kota Surabaya sukses mengamankan Juara III se-Jawa Timur. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata determinasi tinggi para siswa dalam persaingan ketat antarwilayah.
Perjuangan di Tengah Kepungan Tim Tangguh
Turnamen yang berlangsung selama empat hari tersebut menyuguhkan tensi tinggi sejak babak penyisihan. Tim Surabaya harus menghadapi gempuran dari berbagai daerah yang memiliki tradisi kuat dalam olahraga air. Namun, mentalitas “Spartan” yang ditanamkan di SMAMX menjadi pembeda. Para atlet bertanding dengan penuh disiplin hingga akhirnya berhasil mengunci medali perunggu di babak final.
Rozaq Ardiansyah: Dari Bangku Cadangan Menuju Podium
Di balik gemerlap medali perunggu, terselip kisah inspiratif dari Rozaq Ardiansyah, siswa kelas 11 SM Putra SMAMX. Rozaq merupakan representasi nyata dari proses yang berdarah-darah.
Pada awal kariernya, ia sempat diragukan karena kondisi fisik yang tertinggal dan rasa minder yang kerap menghantui. Di saat rekan-rekannya pulang, Rozaq seringkali menambah porsi latihan sendirian di kolam, berteman dengan rasa lelah dan air mata. Kegigihannya berbuah manis; ia bertransformasi dari pemain yang terpinggirkan menjadi pilar kunci dalam skuat Surabaya.
“Pertandingan kemarin sangat luar biasa tekanannya. Medali perunggu ini saya persembahkan untuk sekolah dan orang tua yang tidak pernah berhenti mendukung. Ini adalah buah dari latihan keras dan disiplin yang diajarkan di sekolah,” ungkap Rozaq dengan mata berkaca-kaca usai pengalungan medali.
Apresiasi dan Dukungan Sekolah
Keberhasilan ini tak hanya disambut hangat oleh pihak sekolah, tetapi juga mengundang haru dari para wali murid. Orang tua Rozaq mengakui bahwa perubahan karakter sang putra merupakan hasil dari pola asuh sekolah yang fokus pada bakat minat siswa.
- Pola Pembinaan: SMAMX memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi passion di luar akademik.
- Dukungan Psikologis: Guru dan pelatih berperan besar dalam membangkitkan rasa percaya diri siswa yang sempat meredup.
”Kami melihat perubahan luar biasa. Rozaq yang dulu ragu, kini berdiri di podium tingkat provinsi dengan percaya diri tinggi. Terima kasih SMAMX telah menjadikan putra kami sosok petarung,” ujar salah satu perwakilan wali murid.
Sekolah Inklusif, Gudang Juara
Prestasi di kancah polo air ini semakin mempertegas posisi SMAMX sebagai sekolah inklusif yang mampu mengorbitkan talenta hebat di bidang olahraga. Dengan raihan ini, SMAMX membuktikan bahwa setiap siswa, dari latar belakang kemampuan apa pun, mampu mencapai puncak prestasi jika berada di ekosistem yang tepat.





