Surabaya, wartapoint – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SD Negeri Manukan Wetan 1 Surabaya. Tsaqif Shaharyar Alkhalifi Pratama berhasil meraih Juara 1 kategori Usia Dini Putra Seni Tunggal Tangan Kosong dalam ajang 8th UMSURA National Pencak Silat Championship (UNSC) 2026 yang diselenggarakan di Gedung At Tauhid Lantai 13 Universitas Muhammadiyah Surabaya pada 20–24 Juni 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuan dan dedikasi Tsaqif dalam menekuni olahraga pencak silat, khususnya pada nomor seni tunggal tangan kosong yang membutuhkan penguasaan teknik, ketepatan gerakan, keseimbangan, serta penghayatan dalam setiap jurus yang ditampilkan.
Di tengah masa liburan sekolah, Tsaqif tetap menunjukkan komitmennya untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan. Semangat serta kerja keras yang ditunjukkannya selama proses persiapan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan yang ketat.
Dalam menghadapi kejuaraan ini, Tsaqif mendapatkan pembinaan dan pendampingan langsung dari pelatih Sultan Abdillah.
Melalui latihan yang terprogram dan intensif, ia dipersiapkan untuk tampil maksimal di arena pertandingan. Fokus latihan tidak hanya pada teknik gerakan, tetapi juga pada kekuatan mental dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan dewan juri,” ujarnya.
Penampilan Tsaqif yang memukau di arena pertandingan berhasil menarik perhatian dan mendapatkan penilaian terbaik dari para juri. Dengan gerakan yang presisi, penuh penghayatan, dan dilakukan dengan percaya diri, ia sukses mengungguli para pesaingnya dan mengamankan posisi tertinggi di kategorinya.
Prestasi yang diraih Tsaqif menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Negeri Manukan Wetan 1 Surabaya dan Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep. Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
Keberhasilan Tsaqif Shaharyar Alkhalifi Pratama di ajang nasional ini menunjukkan bahwa generasi muda Surabaya memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan pelatih, prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.
(Nayla Marveta)





