Semarak Kemerdekaan ke-81 MIMDATU: Ketika Kekompakan dan Kerja Sama Jadi Kunci Kemenangan

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Suasana meriah dan penuh keceriaan mewarnai MI Muhammadiyah 27 Surabaya (MIMDATU) dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” yang mengusung tema “Merdeka Berkarya, Bangga Berbudaya” ini berlangsung selama dua hari, pada 13–14 Agustus 2026.

​Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 tampak antusias mengikuti rangkaian perlombaan yang dirancang secara edukatif, interaktif, serta menyenangkan.

​Perlombaan Edukatif Berdasarkan Fase Perkembangan

​Untuk memastikan seluruh siswa dapat berpartisipasi sesuai kemampuannya, panitia membagi jenis perlombaan berdasarkan fase perkembangan anak:

  • Fase A (Kelas 1–2): Menguji ketangkasan dan motorik melalui lomba estafet hanger, estafet gelas dengan sedotan, estafet balon dengan piring, dan estafet kardus berkelompok.
  • Fase B (Kelas 3–4): Melatih fokus dan koordinasi kelompok lewat lomba memasukkan sedotan ke botol, estafet bola cup air, sundul balon berkelompok, dan menara bola.
  • Fase C (Kelas 5–6): Mengasah strategi dan kerja sama tim melalui lomba mengeluarkan karet dari tepung, estafet bola tangan, menjaga bola sambil memakai kaos kaki, serta lempar bola dalam keranjang.

​Menanamkan Nilai Karakter dan Kebersamaan

​Ketua Pelaksana Semarak Kemerdekaan, Ikna Rohmatul Abadiyah, S.Psi, menjelaskan bahwa ajang ini diselenggarakan bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan sebagai media pembentukan karakter para siswa.

“Semarak Kemerdekaan Indonesia ke-81 di MIMDATU menjadi momentum untuk menumbuhkan nasionalisme, cinta tanah air, persatuan, dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan yang menyenangkan, siswa belajar tentang sportivitas, kerja sama, kreativitas, dan rasa percaya diri,” jelas Ikna.

​Atmosfer positif terasa sepanjang acara. Para siswa tidak hanya berjuang memberikan yang terbaik untuk timnya, tetapi juga saling bersorak memberikan dukungan serta belajar menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.

​Keseruan dan Pembelajaran Bagi Siswa

​Keseruan perlombaan dirasakan langsung oleh Muhammad Hafis Al-Gibran, siswa kelas 5C. Timnya berhasil meraih gelar juara setelah melalui babak penentu yang menegangkan.

​“Menyenangkan sekali karena bisa bermain dengan kakak kelas dan teman-teman. Rasanya seru bisa juara, apalagi saat babak final lomba Bola Mengalir,” ungkap Hafiz penuh semangat.

​Hafiz menambahkan bahwa kunci keberhasilan timnya terletak pada komunikasi dan penyusunan strategi bersama. Dari perlombaan ini, ia belajar betapa pentingnya arti kerja sama tim di lapangan.

​Harapan untuk Lingkungan Sekolah

​Pihak sekolah berharap nilai-nilai positif yang terbangun selama perlombaan dapat terus melekat dalam keseharian para siswa di luar arena permainan.

​“Harapannya, semangat kemerdekaan ini tidak berhenti di arena perlombaan, tetapi diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui sikap saling menghargai, bekerja sama, maupun menjaga persatuan di sekolah,” tutup Ikna.

​Melalui Semarak Kemerdekaan ke-81 ini, MIMDATU membuktikan bahwa perayaan hari besar nasional dapat menjadi sarana edukasi yang efektif—mengajarkan bahwa kemenangan sejati lahir dari kekompakan, rasa percaya diri, dan perjuangan bersama. (Latif/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article